Pencarian

Podcast Kelupas

Untuk Lampu Colok, Pemko Butuh 2.400 Liter BBM

Rabu, 08 Agustus 2012 • 03:39:00 WIB
Untuk Lampu Colok, Pemko Butuh 2.400 Liter BBM
Walikota Pekanbaru, Firdaus MT

PEKANBARU (RA) - Tradisi Festival Lampu Colok yang dilaksanakan pada malam H-3 lebaran, ternyata Pemerintah Kota Pekanbaru memerlukan 200 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk melaksanakan festival tersebut untuk satu kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru atau 2.400 liter BBM untuk 12 kecamatan yang ada. Hal ini diakui oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus MT ketika ditemui usai melakukan rapat bersama unsur pimpinan daerah (Uspida) Kota Pekanbaru untuk membicarakan persiapan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah.

"Untuk even lampu colok ini, kita perlu 200 liter per kecamatan. Untuk itu, apa salahnya pihak usaha membantu BBM untuk festival yang telah menjadi budaya kita ini. Kan cuma untuk BBMnya saja sambil promosi usahanya," ungkap Firdaus.

Dikatakannya, festival lampu colok akan terus dibudidayakan di Kota Pekanbaru melalui Dinas Pariwisata. Sebab, menurut Firdaus, lampu colok tersebut merupakan simbol meluapkan kegembiraan menyambut datangnya Bulan Syawal atau Hari Lebaran Idul Fitri oleh nenek moyang sejak dulu kala.

"Lampu colok ini sebenarnya suatu event pariwisata, ini merupakan bentuk kita mengenang budaya. Sebenarnya festival lampu colok ini ada sejarah, dulu lampu colok ini menggambarkan kegembiraan hari raya idul fitri. Dari malam 27 Ramadhan atau tiga malam menjelang lebaran idul fitri. Tujuannya untuk memperbanyak istigfar, ini dulunya untuk menerangkan kampung, untuk mengenag itu sekarang kita buatkan dalam bentuk festival," kata Firdaus. (RA1)

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks