Venue Billiard di MTQ Tak Selesai, Grend Central Hotel Jadi Alternatif

Venue Billiard di MTQ Tak Selesai, Grend Central Hotel Jadi Alternatif
illustrasi (int)

PEKANBARU (RA) - Belum rampungnya venue biliar yang berada dikawasan Riau Town Squer (Ritos) berada dikompleks Purna MTQ, Jalan Sudirman tentu membuat para Pengurus biliar khawatir tidak dapat dilaksanakan di venue tersebut.

Untuk itu Teknical Delegate (TD) termasuk para panpel juga sudah mencarikan solusi jika venue tersebut tidak bisa digunakan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII September mendatang. Grend Central Hotel yang akan menjadi pilihan.

"Dengan TD juga kita sudah coba lihat Kondisi di Grend central dan kondisi luas disana sudah cukup," demikian disampaikan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Olahraga Biliar Indonesia (PODSI) Riau Bobyy Prabowo saat dijumapai di Sekertariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Selasa (7/8).

Luas standar yang dibutuhkan untuk venue billiard harus 1.500 meter. Grand Central Hotel diperkirakan ada 1.480 meter. Hotel ibis yang awalnya diperkirakan menjadi plan B tidak memiliki tempat yang luas.

"Kalau setandar itu harus ada tempat sekitar 1500 meter. Dan Grend Central itu ada sekitar 1080 meter ditambah dengan balkon ada 400 meter dan saya kira 1480 meter ini cukup. Awalnya di Hotel Ibis namun disana luasnya tidak mencukupi," sebutnya.

Sementra itu, enam belas  atlet biliar saat ini trus menjalani TC penuh yang digelar sejak 6 Juli silam di Milinium Biliar. Walupun dengan peralatan yang seadanya. Pasalnya memang para atlet kekurangan peralatan. Namun, semua itu harus dilewati walupun kenyataannya demikian.

"Atlet kita tetap melakukan program latihan TC penuh memang banyak kendala yang kita hadapi namun kita sepakat dengan para atlet untuk tetap berlatih walupun dengan peralatan seadanya," pungkasnya. (RA7)

Berita Lainnya

View All