Minum Kopi Sebelum Olahraga Bisa Tambah Tenaga, Mitos atau Fakta?

Minum Kopi Sebelum Olahraga Bisa Tambah Tenaga, Mitos atau Fakta?
ilustrasi Kopi. (Foto: Shutterstock)

Riauaktual.com - KOPI memang disebut bisa menambah stamina saat dikonsumsi di pagi hari. Memang, kafein dari kopi dapat menstimulasi otak dan saraf agar tidak merasa lelah dan ngantuk.

Atas alasan inilah, kopi disebut-sebut baik bagi kesehatan jika dikonsumsi sebelum olahraga. Banyak orang membiasakan minum kopi sebelum olahraga dengan alasan untuk mendapatkan stamina lebih.

Meski demikian, sebuah penelitian menyebutkan bahwa minum kopi sebelum olahraga akan menghambat aktivitas Anda. Mengapa bisa begitu? Para ahli telah mengetahui cukup lama bahwa tubuh setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam melakukan metabolisme. Hasilnya, masing-masing orang juga memiliki kecepatan memecah kafein yang berbeda dalam tubuh mereka.

Sekitar separuh dari Anda memiliki varian “gen kafein” yang cepat dalam memetabolisme, sedangkan 40 persen berada pada kadar kecepatan yang sedang. Sementara sisanya, 10 persen, adalah pemilik metabolisme lambat, sehingga kafein berada lebih lama dalam tubuh mereka.

Untuk mengetahui kaitan antara kafein dan olahraga, para peneliti di University of Toronto merekrut 101 atlet pria sebagai objek penelitian. Selama tiga sesi, mereka mengendarai sepeda sejauh 10 kilometer dengan sepeda stasioner. Sebelum mengayuh, mereka diberi obat plasebo dengan dosis kafein yang rendah serta lebih tinggi. Takarannya tak berbeda jauh dengan secangkir kopi hitam.

Ketika peneliti melihat hasilnya, kafein memang meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Atlet dengan dosis kafein yang lebih tinggi mengayuh 3 persen lebih cepat daripada yang mengonsumsi lebih rendah. Namun, ketika peneliti memfaktorkan pada komponen genetik, hasilnya bergeser.

Atlet yang punya metabolisme tubuh cepat mengayuh 5 persen lebih cepat pada dosis kafein rendah dan hampir 7 persen lebih cepat pada dosis kafein tinggi. Untuk metabolisme sedang, atlet tersebut mengayuh lebih lambat namun konsisten. Sementara pada pemilik metabolisme lambat, dosis kafein yang tinggi secara serius menghambat kinerja mereka hingga 14 persen.

Meski belum jelas bagaimana tepatnya kafein dan gen kafein mengubah kinerja atletik, penulis studi Ahmed El-Sohemy mengatakan bahwa orang dengan metabolisme lambat kemungkinan memiliki kafein lebih lama di sistem mereka. Dampaknya, hal itu malah menyempitkan pembuluh darah dan membatasi aliran darah dan oksigen ke otot.

Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa kopi dapat:

- Meningkatkan kekuatan otot

- Meningkatkan kemampuan aerobik

- Meningkatkan kemampuan melompat dan lari

- Meningkatkan pemecahan glikogen menjadi energi

- Meningkatkan fokus dan perhatian

Sementara untuk pemilik metabolisme cepat, El-Sohemy menjelaskan bahwa proses metabolisme tubuh mereka membersihkan kadar kafein secara cepat sebelum menghambat pergerakan.

Jika bagi Anda kopi memang membantu stamina dalam berolahraga, maka teruskan kebiasaan ini. Minum kopi sebelum olahraga memiliki manfaat seperti meningkatkan ketahanan tubuh, membakar lebih banyak kalori, serta mengurangi nyeri otot.

Kendati demikian, ada tata cara yang mesti dipahami jika Anda ingin minum kopi sebelum olahraga, yaitu:

 

Sebaiknya Minum Kopi Satu Jam Sebelum Berolahraga

Pasalnya, kafein akan diserap dengan cepat oleh tubuh sekitar 30–45 menit setelah dikonsumsi, dan kadarnya akan mencapai puncak dalam jangka waktu satu jam.

 

Menambahkan Susu Tidak Akan Memengaruhi Kemampuan

Susu tidak akan meningkatkan kemampuan olahraga. Susu hanya akan menambahkan kalori dan jumlah protein.

 

Hindari Pemakaian Gula Tambahan

Gula hanya akan menambahkan kalori dan mengurangi target fitness Anda.

 

Jangan Minum Kopi Berlebihan

Kebanyakan orang dewasa dapat menoleransi 400 mg kafein per hari atau sekitar 3-4 cangkir per hari. Jika berlebihan dapat menyebabkan rasa cemas, gelisah, tremor, sulit tidur, dan gangguan lambung.

Minum kopi sebelum olahraga masih menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan bagi sebagian orang. Lalu, bagaimana dengan Anda?

 

 

 

Sumber: Okezone.com

Berita Lainnya

index