Polisi Tetapkan Oknum Pegawai Bea Cukai Inhil Sebagai Tersangka Kasus Penembakan Haji Permata

Polisi Tetapkan Oknum Pegawai Bea Cukai Inhil Sebagai Tersangka Kasus Penembakan Haji Permata
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan

Riauaktual.com - Sempat terhenti proses penyelidikannya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau kembali mengusut kasus penembakan Haji Permata seorang pengusaha asal Batam, Kepulauan Riau itu.

Dalam kasus tersebut, pelaku diduga merupakan oknum pegawai Bea Cukai Tembilahan, Indragiri Inhil (Inhil).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengatakan pihaknya sudah menetapkan tersangka pada kasus tersebut.

Diungkapkan mantan Wadirkrimum itu, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan upaya penyelidikan serta gelar perkara.

"Sudah ditetapkan tersangka satu orang berinisial B. Benar tersangka pegawai Bea Cukai," kata Asep, Rabu (5/10/2022) di Mapolda Riau.

Asep mengungkapkan, penyidik Ditreskrimum sudah melakukan rekontruksi bagaimana sebenarnya peristiwa penembakan Haji Permata tersebut.

"Proyektil dengan senjatanya sama. Kami sudah periksa yang bersangkutan. Dimana dirinya mengaku ada mengeluarkan tembakan," ungkap Asep.

Asep menambahkan, berkas tersangka juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau atau tahap I. Langkah ini untuk dilakukan penelitian guna memastikan kelengkapan syarat formil maupun materil perkara.

Haji Permata meregang nyawa di atas speed boat usai lima butir peluru bersarang di dadanya, dalam pengungkapan penyelundupan 7,2 juta batang rokok ilegal.

Pengusaha asal Batam, Kepulauan Riau itu tewas bersama nahkoda kapal, Baharudin yang tertembak di bagian kepala.

Bedanya, Baharudin menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (19/1/2022) lalu, dan jenazah korban sudah dibawa ke Tembilahan, Inhil untuk dimakamkan.

Kemudian, dua korban lainnya yakni Abdul Rahman yang mengalami luka tembak di telapak kaki sebelah kiri. Sehingga mendapatkan tujuh jahitan. Selanjutnya, Irwan, warga Inhil yang tertembak luka di lengan sebelah kiri.

Perkara ini, semula dilaporkan pihak keluarga ke Polda Kepulauan Riau (Kepri). Seiring berjalannya waktu, penanganan perkara dilimpahkan ke Polda Riau. Hal itu, lantaran lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah Bumi Lancang kuning.

Berita Lainnya

index