Periksa 18 Orang Saksi, Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Kuansing

Periksa 18 Orang Saksi, Polisi Masih Buru Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Kuansing
Ilustrasi

Riauaktual.com - Sejauh ini proses penyelidikan kasus dugaan pembunuhan disertai perampokan ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi terus berjalan.

Sebanyak 18 orang saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Kuansing untuk memburu para pelaku.

Adapun kedua korban bernama Asnawati (60) dan Suryani (25). Keduanya ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuansing, Selasa (27/9/2022) lalu.

Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata menjelaskan dalam perkara dugaan pembunuhan disertai perampokan tersebut belum menemukan petunjuk baru kearah pelaku.

"Doakan saja semoga ada petunjuk yang mengarah kepada pelaku dari pemeriksaan saksi-saksi (18 orang) yang kita periksa ini," katanya, Senin (3/10/2022).

Dijelaskan Kapolres dari hasil penyelidikan disekitar lokasi kejadian tidak rekaman CCTV. Untuk itu, Kapolres memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek untuk mengecek keberadaan CCTV di SPBU Kecamatan Pangean.

"Untuk di SPBU saya perintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek untuk cek SPBU Pangean itu, ada tidak CCTV yang mengarah ke jalan atau mungkin motor dari korban yang dicuri pelaku, mengisi (BBM) di SPBU Pangean," sambungnya.

"Tidak ada (yang melihat atau mendengar), yang terdekat ada yang di depan rumah korban. Tapi yang di depannya itu, jalannya menurun sekitar 15 meter. Ketinggiannya 6 meter di bawah permukaan jalan. Jadi yang di depan itu pun nggak kelihatan, dari jalan hanya terlihat atapnya," tutup Kapolres.

Sebelumnya, ibu dan anak ditemukan tewas dalam kondisi berpelukan di ruang tengah rumah mereka, dengan kondisi bersimbah darah dan sejumlah luka di tubuh mereka.

Diduga, keduanya dihabisi dengan senjata tajam jenis kapak. Karena di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan barang bukti sebilah kapak dekat jasad kedua korban.

Selain menghabisi nyawa kedua korban, pelaku juga mengambil barang-barang berharga.

Seperti 1 unit HP merk Vivo, 1 unit HP merk Nokia, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor pelat BM 2548 XW, serta perhiasan.

Berita Lainnya

index