Tersangka Pembobol Rekening Nasabah BRK Rp5 Miliar Diserahkan ke Jaksa

Tersangka Pembobol Rekening Nasabah BRK Rp5 Miliar Diserahkan ke Jaksa
Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto. (Istimewa)

Riauaktual.com - Tersangka dugaan pembobolan rekening nasabah di Bank Riau Kepri (BRK), Rizki Purwanto telah diserahkan ke jaksa penuntut umum. Kini, jaksa tengah menyusun surat dakwaan sebelum berkas dilimpahkan ke pengadilan.

Pegawai bank berplat merah tersebut menilap uang ratusan nasabah. Tanggung-tanggung, ia berhasil menggondol uang nasabah sekitar Rp5 miliar. Uang tersebut dihabiskannya untuk bermain judi online.

"Iya, berkas tersangka RP telah P-21 pada 9 September," ungkap Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, Rabu (21/9).

Selanjutnya kata dia, dilakukan proses tahap II di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Di sana, penyidik melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Tim JPU. "Ada tiga orang Jaksa yang bertindak sebagai Tim JPU. Semuanya dari Kejaksaan Tinggi Riau," sebut Bambang.

Dengan telah dilaksanakan tahap II, saat ini Tim JPU kata Bambang, tengah mempersiapkan administrasi pelimpahan berkas perkara ke pengadilan. Termasuk di dalamnya surat dakwaan.

"Insyaallah dalam waktu dekat berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru," imbuh Bambang seraya mengatakan tersangka Rezki Purwanto dilakukan penahanan di sel tahanan Mapolda Riau.

Pengungkapan perkara pembobolan rekening milik nasabah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini, dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Hal itu, setelah menerima laporan polisi dengan nomor LP/B/290/VI/2022/SPKT/RIAU, tanggal 24 Juni 2022.

Penarikan dana dari rekening tanpa pengetahuan nasabah berawal, saat Costumer Service (CS) Bank BRK Cabang Pasir Pangaraian dihubungi pelaku untuk meminta bantuan pembukaan dorman rekening tabungan atas nama nasabah, Kamis (17/6) lalu.

Selang sehari kemudian, CS mengetahui telah terjadi transaksi penarikan uang menggunakan kartu ATM. Padahal, nasabah tersebut tidak memiliki nasabah kartu ATM. Pada 21 Juni 2022, Quality Angsuran pegawai BRK Pasir Pangaraian mengetahui ada penarikan menggunakan kartu ATM atas nama Khadaffi.

Atas temuan tersebut, dilaporkan ke Kepolisian dan ditindaklanjuti Subdit II Reskrimsus Polda Riau. Hingga akhirnya ditetapkan seorang tersangka yang merupakan pegawai tetap di bank milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yakni, Rezki Purwanto. Tersangka diduga melakukan pembobol dana nasabah menggunakan kartu ATM di BRK Cabang Pekanbaru antara 2020-2022.

Rezki Purwanto melakukan pembobolan dana rekening milik ratusan nasabah di Bank BRK. Tak tanggung-tanggung, nasabah mengalami kerugian sebesar Rp5.027.191.603. Uang miliaran rupiah itu, dihabiskan tersangka untuk bermain judi online.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a jo ayat (2) huruf b Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998, tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Ancaman pidananya minimal tiga tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda minimal Rp5 miliar dan maksimal Rp200 miliar.

Berita Lainnya

index