MSG Bukan Penyebab Terjadinya Obesitas

MSG Bukan Penyebab Terjadinya Obesitas
Ilustrasi MSG. ©shutterstock

Riauaktual.com - Obesitas merupakan permasalahan yang menjadi kekhawatiran pada saat ini. Terjadinya masalah ini kerap dikaitkan dengan pola makan yang dimiliki oleh seseorang.

Spesialis gizi klinik dr Arti Indira, MGz, SpGK, FINEM mengatakan penyakit degeneratif seperti obesitas dan hipertensi tidak disebabkan oleh bumbu umami seperti monosodium glutamate (MSG).

"Penyebab obesitas itu sendiri sangat kompleks (multi-faktorial), sehingga tidak bisa disebabkan dari satu faktor saja," kata dr Arti beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Menurut dia penyebab obesitas berhubungan erat dengan asupan makan, aktifitas fisik, genetik dan lingkungan.

“Sejauh ini tidak ada penelitian yang menitikberatkan bahwa obesitas disebabkan oleh bumbu penyedap seperti MSG.”

Salah satu penyebab terbesar obesitas menurut dia adalah pola makan berlebihan.

"Oleh sebab itu, pola makan harus diperbaiki yakni dengan pengaturan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman," katanya.

Untuk menghindari obesitas, disarankan agar mengonsumsi makanan yang bergizi serta mengurangi konsumsi garam. Standar penggunaan garam yang ideal adalah kurang dari 5 gram.

Sependapat dengan dr Arti, Katarina Larasati – Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia menyampaikan bahwa saat ini Ajinomoto sedang menggiatkan kampanye Bijak Garam yang memang sejalan dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI terkait pengurangan asupan Gula, Garam, Lemak (GGL) dalam konsumsi sehari-hari.

"Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang digiatkan ini, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi," tandasnya.

Berita Lainnya

index