Perumdam Tirta Siak Pekanbaru Berlakukan Penyesuaian Tarif Air Ini Lokasinya

Perumdam Tirta Siak Pekanbaru Berlakukan Penyesuaian Tarif Air Ini Lokasinya
Penyesuian tarif air baru yang diberlakukan Perumdam Tirta Siak Kota Pekanbaru pada 8 kecamatan per tanggal 30 September 2022.

Riauaktual.com - Per tanggal 30 September 2022, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Siak Kota Pekanbaru, memberlakukan penyesuaian tarif air baru kepada pelanggannya di Kota Pekanbaru, Riau. Adanya penyesuian tarif baru ini sejalan dengan program Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM).

Direktur Perumdam Tirta Siak Kota Pekanbaru, Agung Anugerah kepada Riauaktual.com, Selasa (6/9/2022), penyesuaian tarif air baru ini berlaku untuk delapan kecamatan di Kota Pekanbaru. Adapun delapan kecamatan tersebut:

1. Kecamatan Payung Sekaki

2. Kecamatan Sukajadi

3. Kecamatan Pekanbaru Kota

4. Kecamatan Sail

5. Kecamatan Lima Puluh 

6. Kecamatan Senapelan

7. Kecamatan Rumbai Kota

8. Kecamatan Rumbai Pesisir

"Dilakukannya penyesuian tarif air baru tahun ini, karena pertama kalinya suplai air dialirkan melalui jaringan pipa baru," kata Agung.

Agung mengatakan, sosialisasi penyesuaian tarif air baru sudah dilakukan melalui media konvensional yang ada di Riau, seperti media massa digital dan cetak serta media sosial, juga televisi.

"Evaluasi tarif air perlu dilakukan menurut kemendagri idealnya setiap tahun. Penyesuaian tarif air perlu dilakukan bukan hanya meraup keuntungan semata. Namun menjadi bekal Perumdam Tirta Siak untuk melakukan peningkatan pelayanan kepada pelanggan," ujar Agung.

Dengan adanya penyesuain tarif air baru ini, ia berharap pelayanan bisa menjadi lebih maksimal. Sehingga masyarakat Kota Pekanbaru dapat menikmati air bersih yang dialirkan Perumdam Tirta Siak yang setiap harinya dilakukan uji klinis kelayakan air.

"Banyak keuntungan dengan menggunakan air dari Perumdam Tirta Siak. Lebih murah dari menggunakan sumur bor, juga lebih lebih sehat karena sudah sesuai dengan Permenkes nomor 492 tahun 2010," jelas Agung.

Berita Lainnya

index