Wah! Virus BA.4 dan BA.5 Bisa Ancam Jantung dan Ginjal Pada Pengidap Diabetes

Wah! Virus BA.4 dan BA.5 Bisa Ancam Jantung dan Ginjal Pada Pengidap Diabetes
Ilustrasi pengidap diabetes, (Foto: Freepik)

Riauaktual.com - SUBVARIAN Omicron, BA.4 dan BA.5 dikatakan tidak menyebabkan gejala berat pada kebanyakan kasus atau dengan kata lain hanya bergejala skala ringan. Bahkan, sebagian besar pasien tidak bergejala sama sekali.

Kondisi ini tidak akan sama, apabila virus BA.4 dan BA.5 menyerang orang yang memiliki diabetes atau orang-orang dengan daya tahan tubuh lemah. Seperti dikatakan dr. Erni J. Nelwan, SpPD, BA.4 dan BA.5 ini bisa menyebabkan dampak buruk.

"Jika virus BA.4 dan BA.5 menyerang orang yang daya tahan tubuhnya lemah dan dia penderita diabetes, terlebih kadar gula dalam tubuhnya tidak terkontrol, itu bisa berdampak buruk," papar dr. Erni dikutip dari siaran keterangan tertulis yang sebagaimana dilansir dari Okezone.com, Rabu (6/7/2022).

Patut diperhatikan, pada kasus penderita diabetes, serangan virus BA.4 dan BA.5 bahkan bisa mendatangkan ancaman bagi organ-organ vital tubuh yang lain.

"Kalau BA.4 dan BA.5 menyerang penderita diabetes yang gula darahnya tidak terkontrol, itu bisa berakibat pada jantung dan ginjalnya. Artinya, gejala yang dialami bisa berat sekalipun infeksi virusnya ringan," tambah dokter yang merupakan Ketua Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi RSCM tersebut saat siaran langsung di Instagram @ptkalbefarmatbk.

Terkait treatment pasien Covid-19, saat ini sudah ada pedoman yang jelas dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mau pun pemerintah Indonesia. Salah satu yang cukup penting adalah vitamin, karena berperan sebagai penunjang perbaikan sel yang rusak akibat Covid-19.

"Kebutuhan vitamin bukan hanya untuk orang sakit, tapi untuk semua orang mulai anak-anak hingga lansia, pun ibu hamil. Mengonsumsi vitamin berarti Anda memastikan kebutuhan asupan nutrisi terjaga dengan baik," tambahnya.

Menjaga imunitas tubuh dengan baik, agar bisa mengantisipasi serangan infeksi Covid-19, dr. Erni mengingatkan masyarakat bukan hanya rajin mengonsumsi vitamin. Upaya ini juga harus dibarengi bersama pola hidup bersih dan sehat.

“Mengonsumsi vitamin berarti Anda memastikan kebutuhan asupan nutrisi terjaga dengan baik. Harus seimbang semua, antara kerja, olahraga, dan istirahat. Upayakan olahraga 150 menit per minggu. Selain itu, harus kelola stres, jangan kerja terus sampai lupa relaksasi," saran dr. Erni

Berita Lainnya

View All