Dikejar Pakai Parang Hingga Ancam Bunuh Jukir, Pria Paruh Baya Berujung Dibui

Dikejar Pakai Parang Hingga Ancam Bunuh Jukir, Pria Paruh Baya Berujung Dibui

Riauaktual.com - Akibat berebut lapak parkir di Jalan SM Amin tepatnya di Ayam Remuk Pak Rianto, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya Pekanbaru, seorang paruh baya masuk bui, Jumat (20/5/2022). 

Kenapa tidak, paruh baya bernama Junaidi Jufri (62) tersebut nekat mendorong Riko Rikardo (35) hingga terjatuh serta mengejar korban menggunakan diduga parang yang terbungkus dengan plastik.

Saat dikonfirmasi Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pria Budi, melalui Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama membenarkan perihal tersebut.

"Benar telah diamankan pelaku JJ. Perkaranya terkait dugaan pengancaman disertai dengan kekerasan terhadap korban RR Di Jalan SM Amin Pekanbaru," katanya, Selasa (24/5/2022) pagi.

Dijelaskan Komang, peristiwa berawal, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 20.30 WIB saat korban yang bertugas sebagai juru parkir disepanjang Jalan SM Amin Pekanbaru.

Sesampainya di Ayam Geprek Pak Tisto korban menjumpai pelaku yang juga berprofesi sebagai jukir, untuk meminta uang kutipan parkir yang sudah terlebih dahulu diambil pelaku.

"Saat korban meminta uang parkir, pelaku ini tidak mau memberikannya. Bahkan pelaku melarang korban untuk mengambil uang kutipan parkir dengan alasan pelaku bahwa dia yang lebih dulu merintis serta mengaku pemuda setempat," ungkap Komang.

Merasa tidak benar dengan pernyataan pelaku, korban berusaha menjelaskan bahwa kutipan parkir sepanjang Jalan SM Amin Pekanbaru saat ini sampai tahun 2023 adalah korban.

"Korban menjelaskan bahwa dirinya juru parkir sesuai dengan SPT yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan," sambungnya.

Akan tetapi pelaku tidak menghiraukan dan langsung marah hingga mendorong korban serta mengejar korban dengan parang, sambil mengancam akan membunuh korban.

"Berdasarkan adanya laporan tersebut kita lakukan penyelidikan dan didapati dua alat bukti. Sehingga statusnya dinaikan ke tingkat penyidikan. Dengan adanya upaya tersebut dilakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan SM Amin tepatnya di ritel Indomaret," tutup Komang.

Terhadap pelaku terjerat Pasal 335 Ayat 1 kee KUHPidana dengan ancaman penjara diatas 3 tahun.

Berita Lainnya

View All