Current Date: Selasa, 27 Februari 2024

Masuri Terima Penghargan Dari Kornas TRC PPA Pusat

Masuri Terima Penghargan Dari Kornas TRC PPA Pusat
Ketua Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC- PPA) Pusat Jeny Claudya Luwona berikan piagam penghargaan kepada Mas

Riauaktual.com - Ketua Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC- PPA) memberikan piagam penghargaan kepada Masuri alias Bagong, Jumat (4/2/2022). 

Piagam penghargaan yang diberikan tersebut sebagai bapak asuh tingkat nasional. Penyerahan penghargaan diberikan langsung Ketua TRC- PPA Pusat Jeny Claudya Luwona dan disaksikan Komisaris Trihastuti, Bendahara Umum (Bedum) Slamet Agus Rianto, dan Komisioner Korwil TRC-PPA Riau Rika Parlina.

Menurut, Jeny Claudya Luwowa, yang kerap disapa Bunda Naumi mengatakan, bahwa sejak TRC-PPA berdiri pada tujuh tahun lalu, dan selama pergerakan tiga tahun terakhir menggandeng bapak Masuri, sebagai Pembina tingkat Provinsi Riau terjadi kemajuan kinerja yang sangat baik.

"Jadi selama itu, kita dari pusat memantau dan memonitor, dan terlihat pergerakan TRC Riau sangat maju pesat dan bisa dibanggakan. Oleh karena itu, atas persetujuan dewan pembina dan penasehat pusat mensetujui bapak Masuri diangkat sebagai bapak asuh tingkat nasional," terang Jeny.

Mantan artis diera 90-an kelahiran Menado tersebut ini juga menjelaskan, bahwa Masuri diangkat sebagai bapak asuh tujuannya agar ia selalu memberi masukan dan saran, apabila TRC-PPA di berbagai wilayah se-Indonesia terjadi kendala saat melakukan pergerakan dalam penanganan kegiatan sosial. 

"Kasus kekerasan dan pelecahan terhadap perempuan dan anak di Indonesia masih cukup tinggi. Dan TRC-PPA sampai saat ini sudah berkembang di 22 provinsi. Sehingga dengan kehadiran ini, dapat membantu terkait pelanggaran Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan lainnya," jelasnya.

Menurutnya selain KDRT, TRC-PPA juga siap melakukan pendampingan terhadap anak terlantar, pelecehan seksual, kelahiran anak tanpa ayah, orang gila, anak berhadapan dengan hukum, dan gerakan sosial lainnya. Dan pergerakan ini murni kegiatan sosial tanpa bersentuhan dengan dana negara.

Sementara itu, Masuri yang merupakan mantan ketua Kadin Bengkalis dua periode ini sangat mengapreasiasi  ketua TRC-PPA Pusat.

"Juga dengan diangkatnya saya sebagai bapak asuh TRC-PPA tingkat nasional ini, memang merupakan hal yang sangat istimewa. Hal ini mudah-mudahan menjadi motifasi terhadap yang lain agar bisa mengikutinya," ungkap Masuri. 

Menurutnya, TRC-PPA dapat dinilai sebagai garda terdepan dalam pendampingan persoalan sosial untuk memanusiakan manusia. Sehingga keberadaan TRC-PPA tersebut sangat pantas diapresiasi. Bahkan sejauh ini tidak pernah mengganggu anggaran pemerintah, tapi kerjanya sangat nyata. 

"Grafik pelanggaran terhadap perempuan dan anak khususnya di Riau masih cukup tinggi mencapai 200 kasus dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga perlu adanya kolaborasi antara lembaga independen dengan pemerintah diantaranya TRC-PPA, agar berbagai persoalan radikalisme, narkoba, gangguan IT dan lainnya yang menjadi PR kita ini, anak bangsa bisa terselamatkan," jelasnya lagi. 

Terakhir, mudah-mudahan TRC-PPA tambah greget melakukan pendampingan dalam soal penyimpangan moral dan kekerasan, juga kedepan lebih eksis. "Agar anak-anak bangsa dapat terselamatkan dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak generasi," pungkas Masuri.

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index