Dua Bulan Disimpan Keluarganya, Jenazah Anak di Pemalang Tidak Berbau, kok Bisa?

Dua Bulan Disimpan Keluarganya, Jenazah Anak di Pemalang Tidak Berbau, kok Bisa?
Jenazah Saskia Anggina Ramadani disimpan keluarganya selama dua bulan lebih di dalam rumah. Peristiwa ini terjadi di Pemalang, Jawa Tengah. Foto IST

Riauaktual.com - Meski disimpan selama 2,5 bulan oleh keluarganya di dalam rumah, jenazah anak di Pemalang, Jawa Tengah, tidak mengeluarkan bau busuk.

Kisah keluarga simpan jenazah anak selama 2,5 bulan ini terjadi di Dukuh Sukatapa RT 020 RW 003 Desa Plakaran, Kecamatan Moga.

Peristiwa itu baru diketahui setelah warga melaporkan ke polisi pada Minggu (9/1/2022) malam.

Sementara jenazah anak yang disimpan adalah gadis belia berusia 14 tahun bernama Saskia Anggina Ramadani.

“Iya, tetangga tidak mencium bau menyengat,” ujar Camat Moga, Umroni, dikutip dari detikcom, Rabu (12/1/2022).

Warga hanya curiga lantaran Saskia Anggina Ramadani yang sakit sudah tidak lagi terlihat.

Dugaan sementara, Saskia Anggina Ramadani sudah meninggal lebih dari dua bulan sebelumnya.

Itu didasarkan pada catatan rekam medis yang didapat di puskesmas setempat.

Saskia Anggina Ramadani diketahui mengalami sakit Tuberkulosis paru sejak enam bulan lalu.

“Dari hasil riwayat sakitnya, menurut pihak medis puskesmas mencatat yang bersangkutan sakit TB Paru sejak enam bulan lalu,” jelas Umroni.

“Menurut catatan medis, bahwa anaknya sudah meninggal sejak dua setengah bulan lebih,” lanjutnya.

Hal itu diperkuat dengan data bahwa korban sudah tidak lagi menjalani pemeriksaan dan pengobatan sejak sekitar 2,5 bulan lalu.

“Sudah 2,5 bulan ini (pemeriksaan dan pengobatan) tidak dilakukan (ke puskesmas),” bebernya.

Sejak meninggal dunia, lanjut Umroni, keluarga menyimpan jenazah Saskia Anggina Ramadani di dalam sebuah kamar yang jauh dari tetangga.

“Kondisinya sudah seperti itu. Pihak keluarga masih meyakini masih hidup,” kata dia. 

Berita Lainnya

View All