Seorang Pria Ditemukan Meninggal Usai Diduga Tenggak Jamu Obat Kuat Saat Berkencan

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Usai Diduga Tenggak Jamu Obat Kuat Saat Berkencan
Pria Paruh Baya Tewas Usai Kencan. Moh Kadafi

Riauaktual.com - Seorang pria bernama I Wayan Srinada (59) asal Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, ditemukan meninggal dunia di penginapan Griya Anyar, Jalan Pulau Obi, Kelurahan Banyuning Utara, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (11/1) sekira pukul 18.00 Wita.

"Kejadian sudah ditangani oleh Polsek Kota Singaraja dan korban sudah dibawa ke UGD RSUD Buleleng di ruang resusitasi," kata Kasih Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya, Selasa (11/1) malam.

Peristiwa itu berawal, sekitar pukul 16.00 Wita, dari keterangan dari pemilik penginapan Griya Anyar yaitu I Gusti Ngurah Atmaja Pinatih bahwa korban datang bersama seorang wanita untuk kencan sementara pada pukul 17.15 Wita.

Kemudian, korban sudah tidak bergerak lagi sehingga pemilik penginapan menghubungi pihak ambulans dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng dan membawa korban bersama seorang perempuan yang bernama Made Candri yang mengaku kenal dengan korban.

"Selanjutnya, dibawa ke UGD RSUD Buleleng guna penanganan medis lebih lanjut. (Korban) meninggal dunia di penginapan," imbuhnya sebagaimana dikutip dari Merdeka.com.

Sementara, penyebab korban meninggal dunia masih menunggu hasil medis. Namun, di TKP tidak ditemukan obat-obatan dan korban bersama teman kencannya bukan pasangan yang sah. "Bukan pasangan sahnya. (Mereka) sudah pakai baju dan tidak ada kondom maupun tisu magic power (di TKP)," jelasnya.

Sumarjaya kembali menerangkan, bahwa korban bersama dengan perempuan teman kencannya belum sempat 20 menit di dalam kamar dan sekitar 5 menit pintu kamarnya tertutup dan langsung terbuka.

"Korban masih lengkap berpakaian dan belum sempat melakukan hal-hal lain. Ceweknya dan korban meminjam pisau di penginapan untuk membuka botol yang diduga obat kuat merek jaran lanang dengan pembungkus warna biru dan pernah diberitahukan jangan memakai obat seperti itu dan dijawab oleh korban sudah biasa," ujarnya. 

 

 

 

Sumber: Merdeka.com

Berita Lainnya

View All