Harga Emas Turun ke Level Terendah 2 Minggu karena Fed

Harga Emas Turun ke Level Terendah 2 Minggu karena Fed
Ilustrasi emas. (Foto: CNBC)

Riauaktual.com - Harga emas turun ke level terendah 2 minggu pada Kamis (6/1/2022) dipicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) setelah Federal Reserve (the Fed) mengisyaratkan nada hawkish (ketat) dengan menaikkan suku bunga lebih cepat.

Harga emas di pasar spot turun 1,2% pada US$ 1.788.25 per ons, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 22 Desember. Sementara harga emas berjangka AS melemah 2% jadi US$ 1.789,20.

"Titik fokus utama investorr adalah jumlah kenaikan suku bunga dan seberapa agresif Fed mengenai neraca, ini menempatkan emas dalam posisi rentan," kata analis pasar di broker OANDA, Ed Moya.

Moa menambahkan jika pergerakan imbal hasil Treasury jauh lebih tinggi dalam jangka pendek, maka akan sangat mengganggu perdagangan emas.

Emas, aset yang tidak membayar bunga, cenderung tidak disukai investor saat suku bunga naik.

Risalah Fed yang dirilis Rabu (5/1/2022) menunjukkan para pejabat telah membahas penyusutan kepemilikan aset keseluruhan bank sentral serta menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan untuk melawan inflasi.

Sementara harga perak di pasar spot turun 2,9% menjadi US$ 22,12, level terendah sejak 16 Desember. Sementara platinum melemah 2,3% menjadi US$ 959,91 dan paladium tergerus 0,5% menjadi US$ 1.874,26.


 

 

Sumber: CNBC

Berita Lainnya

View All