Beberapa Proyek Pembangunan di Riau Terhenti, Ini Penjelasannya

Beberapa Proyek Pembangunan di Riau Terhenti, Ini Penjelasannya
Gubernur Riau Syamsuar saat kegiatan refleksi pembangunan provinsi Riau tahun 2021 dan rencana kerja tahun 2022, di Gedung Daerah, Pekanbaru, Sabtu (1/1/2022). Dok.Way/Riauaktual

Riauaktual.com - Kondisi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda, turut berdampak pada pembangunan fisik di provinsi Riau. Namun selain faktor non teknis tersebut, proyek pembangunan infrastruktur di Riau juga terkendala faktor teknis yakni lelang kegiatan.

Gubernur Riau Syamsuar pada kegiatan refleksi pembangunan provinsi Riau tahun 2021 dan rencana kerja tahun 2022 mengatakan, pada tahun 2021 dibidang infrastruktur dilakukan pembangunan jalan pada 14 ruas dengan panjang 25,07 Km. Pelebaran jalan pada dua ruas dengan panjang 3,42 Km, rekonstruksi jalan pada 19 ruas dengan panjang 29,05 Km.

"Kemudian juga pemeliharaan jalan sepanjang 1.058,22 Km dan rehabilitasi jalan sepanjang 10,06 Km, serta jembatan dibangun pada tiga ruas jalan sebanyak dua unit," katanya.

Selanjutnya dilakukan pembangunan seawall dan bangunan pengaman pantai lainnya dilakukan di Tanjung Lapin, Kecamatan Rupat Utara sepanjang 64,75 meter. Pembangunan jaringan irigasi rawa, sebanyak 10 Daerah Irigasi Rawa (DIR), sepanjang 27.084 meter. Pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 76.936 meter, Pembangunan baru SPAM jaringan perpipaan.

"Untuk pembangunan, penataan gedung dan kawasan dilakukan pada delapan bangunan, yaitu Makorem 031/WB Pekanbaru, UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, Masjid Raya Pekanbaru, Masjid Raya Provinsi Riau, Konstruksi UPT Peralatan, Quran Center, Riau Creative Hub dan rehabilitasi masjid Raya Annur," paparnya.

Dijelaskan Gubri, beberapa pembangunan infrastruktur seperti Makorem, Quran Center dan Riau Creative Hub tidak selesai tahun ini. Hal tersebut dikarenakan keterlambatan dalam melakukan tender kegiatan.

"Jadi akibat dari keterlambatan tender, sehingga pengumuman baru dilaksanakan bulan Juli ya jadi terlambat proses selanjutnya, itu yang menjadi masalah. Karena itu tahun ini kegiatan lelang dimulai lebih dini dan pada Januari ini sudah ada yang dilelang," pungkasnya.

#Gubernur Riau

View All

Berita Lainnya

View All