Arab Saudi Berlakukan Lagi Pembatasan Jarak Sosial di Dua Masjid Suci

Arab Saudi Berlakukan Lagi Pembatasan Jarak Sosial di Dua Masjid Suci
Langkah-langkah jarak sosial di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Arab Saudi akan diberlakukan kembali mulai pukul 7 pagi pada Kamis 30 Desember 2021. (Foto: Arabnews/)

Riauaktual.com - Otoritas Arab Saudi telah memutuskan untuk menerapkan kembali langkah-langkah jarak sosial di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Kamis (30/12/2021). Seperti dilaporkan Arab News, pengumuman itu disampaikan Kepresidenan Umum untuk Urusan Masjidil Haram.

Satu sumber resmi di kerajaan menyatakan bahwa jarak sosial akan diberlakukan di antara para jemaah untuk memastikan keamanan pengunjung.

Sumber tersebut menyatakan bahwa semua pengunjung dan pekerja di Dua Masjid Suci harus mematuhi tindakan pencegahan dengan memakai masker, mematuhi jam masuk sesuai izin yang dikeluarkan oleh aplikasi yang diadopsi, menjaga jarak sosial dan mematuhi arahan otoritas yang bekerja di masjid-masjid.

Pada Kamis (30/12), Arab Saudi telah mengumumkan bahwa mengenakan masker dan mengikuti pedoman jarak sosial akan wajib di semua acara dan kegiatan di dalam dan luar ruangan mulai pukul 07.00 waktu setempat.

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan penerapan kembali beberapa pembatasan virus corona ketika dunia mencatat 6,55 juta kasus baru Covid-19 dalam satu minggu, total mingguan tertinggi sejak pandemi dimulai dua tahun lalu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian Delta dan Omicron adalah "ancaman kembar" yang mendorong jumlah kasus ke rekor tertinggi, yang menyebabkan lonjakan penerimaan rumah sakit dan kematian.

“Saya sangat prihatin bahwa omicron, yang lebih menular, beredar pada saat yang sama dengan Delta, menyebabkan tsunami kasus,” kata Dirjen PBB Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Ini akan terus memberikan tekanan besar pada petugas kesehatan yang kelelahan dan sistem kesehatan di ambang kehancuran. Mereka yang tidak divaksinasi berkali-kali lebih berisiko meninggal karena salah satu varian,” tambahnya.

Pada Rabu (29/12), Arab Saudi mencatat 744 kasus baru Covid-19 sehingga total sejak awal pandemi menjadi 554.665. Setidaknya satu kematian telah dicatat. Dari kasus baru, 187 tercatat di Riyadh, 155 di Makkah, 149 di Jeddah, 32 di Hofuf, 22 di Madinah, 22 di Al-Mubarraz, 18 di Al-Khobar, 16 di Arar, dan 14 di Dammam.

Jumlah total pemulihan di Kerajaan Saudi meningkat menjadi 541.388 setelah 231 lebih banyak pasien pulih dari virus. Sebanyak 8.874 orang telah meninggal karena virus di Kerajaan Saudi sejauh ini. Lebih dari 50,1 juta dosis vaksin virus corona telah diberikan di Kerajaan hingga saat ini.


 

 

Sumber: BeritaSatu.com

Berita Lainnya

View All