Lewat Musyawarah Istimewa, Rafi Al Pasiri Terpilih Sebagai Ketua IPR-Y 2021-2022

Lewat Musyawarah Istimewa, Rafi Al Pasiri Terpilih Sebagai Ketua IPR-Y 2021-2022
Rafi Al Pasiri

Riauaktual.com - Bertempat di Asrama Putra Riau Yogyakarta, Musyawarah Istimewa merupakan forum setingkat dengan Musyawarah tahunan Anggota yang digelar sejak, Sabtu (18/12) hingga Rabu (22/12) sukses dilaksanakan.

Musyawarah istimewa (MI) kali ini bertemakan ‘’Regenerasi sebagai kunci integritas organisasi’’. 

Arfan selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan dari awal hingga akhir berjalan dengan lancar dan tetap menjaga protokol kesehatan serta meski kota jogja dalam keadaan cuaca hujan namun tidak menyurutkan semngat kawan-kawan dalam menyelesaikan musyawarah istimewa.

Sesuai dengan tema ‘’Regenerasi sebagai kunci integritas organisasi’’, pada Sidang pleno IV  saat pengusungan calon terdapat dua bakal calon yang muncul. 

Bakal calon pertama bernama Rafi Al Pasiri yang diusung oleh komisariat Rokan Hulu, Bakal calon kedua bernama Gusratih Andrini yang diusung oleh komisariat Indragiri Hilir. 

Setelah kedua bakal calon menjalan proses mekanisme yang panjang untuk pencalonan maka di adakan debat kandidat dan Tanya jawab terhadap kedua paslon.

Dalam proses yang panjang, kedua calon sudah siap untuk dipilih secara langsung menggantikan Mohd. Trinanda Putra selaku Ketua Umum IPR-Y periode 2021 yang sudah selesai dengan masa kepengurusannya hingga menjadi demisioner.

Kesempatan bertarung sangat terbuka lebar, hingga sampai masa puncaknya proses pemilihan dan pemungutan suara.  

Penghitungan suara berlangsung pukul 7.10 wib. Panitia mengumumkan bahawa Rafi Al Pasiri terpilih secara sah dengan memperoleh 56 suara, unggul atas pesaingnya Gusratih Andrini yang memperoleh 40 suara.

Dalam sambutannya, Rafi Al Pasiri mengatakan bahwa persaingan selesai tidak ada kemenangan sepihak. 

"Ini merupakan kemenangan bersama. Mari kita bersatu untuk menyatukan pikiran dalam membangun IPr-y kedepan lebih maju dan dapat memberikan kontribusi positif terhadap jogja umumnya dan khususnya daerah kita tercinta yaitu Riau," sebutnya.

Selanjutnya, di akhir Gusratih juga menyampaikan bahwa Indragiri hilir tidak memikirkan hasil akhir, namun yang terpenting disini adalah melihatkan bahwa perempuan juga bisa bersaing dan Riau masih banyak anak muda yang berkompeten dalam kepemimpinan. 

Terkait hasil gusratih menerima dengan senang dan juga siap kembali membaur dalam wadah ikatan pelajar riau Yogyakarta.

 

 

Sumber: Pajri Gusril Nanda
 

Berita Lainnya

View All