Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Dekan UNRI Diperiksa Pakai Alat Pendeteksi Kebohongan

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Dekan UNRI Diperiksa Pakai Alat Pendeteksi Kebohongan
Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) Syafri Harto

Riauaktual.com - Upaya pendalaman kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) Syafri Harto terus dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Terakhir penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi. Dan penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Syafri Harto menggunakan alat pendeteksi terhadap kebohongan (lie detector).

"Sejauh ini ada 11 saksi sudah diperiksa. Terlapor juga sudah diperiksa penyidik Mabes Polri dengan lie detector," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Senin (15/11/2021) siang.

Selain Syafri Harto, 11 saksi lain diperiksa adalah staf dekan, ketua jurusan, dosen hingga pihak keamanan di kantor Dekanat FISIP dalam perkara pelecehan seksual seorang mahasiswi HI FISIP UNRI berinisila L.

Untuk diketahui, seorang mahasiswi Hubungan Internasional (HI) FISIP UNRI angkatan 2018 mengaku telah dilecehkan dosen pembimbingnya bernama Syafri Harto dilingkungan kampus.

Itu diungkapkan mahasiwi berinisial L di media sosial Instagram di akun @komahi-ur. Sontak atas pengakuannya tersebut, banyak membuat heboh.

Sebelumnya, sebuah video pengakuan seorang mahasiswi soal pelecehan seksual di kampus Unri viral. Mahasiswi itu mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan Dekan FISIP Unri Syafri Harto.

Wanita dengan wajah yang disamarkan itu mengaku mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional angkatan 2018 yang sedang menjalani bimbingan skripsi. Dia mengaku mengalami pelecehan pada akhir Oktober lalu di lingkungan kampus.

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index