Ilustrasi. FOTO: int

Kuota CPNS Pekanbaru 2014 Hanya 1 Persen

Jumat, 11 Juli 2014 - 11:41:28 WIB Di Baca : 48898 Kali


PEKANBARU, RiauAktual.com - Jauh panggang dari api, istilah inilah yang kini dirasakan para warga Pekanbaru yang memiliki minat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya berjumlah kurang dari 100 orang atau 1 persen dari pemetaan kebutuhan CPNS Pemko Pekanbaru.

"Akan ada penambahan CPNS di Pemko Pekanbaru. Tapi jumlahnya sangat sedikit sekali dibanding pemetaan yang dilakukan. Hanya dapat dibawah seratus orang. Artinya tidak sampai 1 persen," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus MT kepada Wartawan, Jumat (11/7/2014).

Ditanya berapa jumlah CPNS yang dibutuhkan Pemko Pekanbaru, Firdaus tidak mengetahui jumlah pasti. Hanya saja dari peta yang disampaikan ke kementerian, pemko Pekanbaru butuh tenaga guru SD ratusan orang, tenaga perpajakan puluhan orang, serta tenaga medis ratusan orang.

"Dari analisa yang dilihat, ada kontra hasil. Kalau menteri lebih tajam melihat, daerah yang membutuhkan banyak mestinya diberi kuota yang lebih besar, ini yang membutuhkan sedikit malah diberi banyak," ujarnya.

Padahal, paparnya, jika berpatok dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru, perbandingan biaya modal dengan pengeluaran Pemko Pekanbaru masih membutuhkan. Namun, rasio pegawai yang dibutuhkan juga masih memungkinkan. Apalagi pemetaan dilakukan mengacu pada beban kerja.

"Kita akan bermohon lagi ke Men-PAN agar diberi kuota yang lebih proporsinal. Apalagi jumlah PNS yang pensiun tahun ini mencapai 200 lebih. Belum lagi jumlah tiga tahun terakhir lebih 700 orang. Ini jelas tak menutupi kebutuhan PNS di Pemko Pekanbaru," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan penerimaan pegawai masih ada perbedaan perepsi antara men-PAN dengan Kementerian Keungan (Kemenkeu).

"Seharusnya penerimaan pegawai didasari analisa beban kerja, sementara di Kemenkeu masih berpatok pada zero grow 0 persen atau tidak ada pertumbuhan," sebutnya.

Lanjutnya, secara kasat mata, mestinya kalau pensiun 700 orang maka penerimaan juga dengan jumlah yang sama. "Kalau berdasarkan analisa beban kerja ada sekitar 2.269 kebutuhan kita," tutupnya. (ver)





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com