Disperindag bersama BBPOM Selidiki Cabe Berformalin

Disperindag bersama BBPOM Selidiki Cabe Berformalin
El Sabrina

PEKANBARU (RA) - Informasi yang beredar di tengah masyarakat Kota Pekanbaru bahwa telah masuk cabe berformali di Pekanbaru, baik cabe yang masih bulat ataupun cabe giling siap pakai. Informasi tersebut juga telah sampai kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Disperindag langsung melakukan cek ke lapangan, namun sejauh ini belum menemukan cabe berformalin tersebut.

"Belum ada kita temukan cabe berformalin, tapi kita akan berkoordinasi dengan BB POM (Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan, red). Karena BB POM lebih memiliki alat yang lengkap untuk melakukan pemeriksaan produk berformalin atau tidaknya," ungkap Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, El Sabrina ketika dikonfirmasi, Senin (23/7).

Menurut El, pihaknya akan mengambil sampel cabe yang masih bulat dan yang sudah digiling serta cabe siap pakai guna dilakukan uji coba. Pengambilan sampel tersebut memang dilakukan secara dadakan dan tidak ditentukan waktunya, demikian pengambilan sampel dilakukan di lokasi mana juga tak bisa dipublikasikan, yang pasti pihaknya segera turun ke lapangan bersama BB POM untuk melihat cabe yang diissuekan mengandung formalin.

"Kita akan cek, ada zat kimia atau tidak, baik cabe yang masih mentah maupun yang sudah digiling dan siap pakai. Kalau memang ada cabe berformalin, tentu itu mengkhawatirkan, tapi selama ini belum ada kasus cabe berformalin di Kota Pekanbaru," kata El.

Ditambahkan El, saat ini pasokan cabe dari Sumatera Barat, Bukit Tinggi, dan Pulau Jawa tidak ada bermasalah. Tentu tak mungkin ada yang menggunakan Formalin dengan stok cabe yang cukup banyak, harga cabe sekarang juga stabil.

"Tapi kalau memang ada formalin, tentu itu hanya akal-akalan pedagang saja untuk menjual habis dagangannya. Untuk itu, pembeli jangan tergiur dengan harga yang murah, jika barang yang akan kita beli itu tak segar lagi, sebaiknya tak usah dibeli," pungkasnya. (RA1)

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index