Pemko Pekanbaru Kembali Gelar Vaksinasi Massal, Ditinjau Langsung Presiden Jokowi

Pemko Pekanbaru Kembali Gelar Vaksinasi Massal, Ditinjau Langsung Presiden Jokowi
Wako Firdaus saat sampaikan sambutan pada pelaksanaan vaksinasi massal beberapa hari lalu.

Riauaktual.com - Mengantisipasi wabah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melakukan vaksinasi Covid-19 masal, Rabu (19/5). Vaksinasi ini diperuntukkan bagi 10.000 warga Kota Pekanbaru. 

Menurut Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus  MT, ada empat kelompok prioritas penerima vaksin. Diantaranya, tenaga pendidikan, rohaniawan, RT/RW, dan tokoh masyarakat yang termasuk dalam LPM. 

"Ini kita laksanakan di tiga tempat. Dan juga ditinjau bapak Presiden RI," kata Wako Firdaus, hari ini. 

Pemko Pekanbaru menyiapkan tiga tempat vaksinasi, diantaranya Gelanggang Remaja, Hotel Novotel, dan Hotel Furaya. 

Ia mengungkapkan vaksinasi masal dilakukan seiring masih rendahnya tingkat vaksinasi bagi warga Kota Pekanbaru. Sementara pemerintah kota menargetkan vaksinasi bakal menyuntik 70 persen dari total 1,1 juta penduduk Kota Pekanbaru. 

"Ditargetkan 700 ribu penduduk Pekanbaru sudah tuntas di vaksin hingga Desember 2021 ini," jelasnya. 

Sementara pemerintah kota baru melakukan vaksinasi terhadap 90 ribu penduduk pekanbaru. Jumlah ini masih jauh dari yang telah ditargetkan hingga akhir tahun ini. 

Dalam pelaksanaan vaksinasi masal ini, Firdaus menyebut pemerintah kota bekerjasama dengan semua pihak. Seluruh tenaga kesehatan yang dimiliki pemerintah kota ditambah dengan swasta akan membantu proses difusi vaksinasi di tiga tempat ini. 

"Kita bersinergi dengan semua lembaga kesehatan. Baik puskesmas, RSD Madani. Baik di provinsi RSUD Arifin Achmad, Petala Bumi, dan rumah sakit swasta kita libatkan dalam vaksin ini," paparnya. 

Sementara untuk ketersediaan vaksin sendiri saat ini mencukupi untuk penyuntikan vaksin bagi 10.000 penduduk Pekanbaru ini. *

#

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index