Riauaktual.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo diminta turun ketika tengah berpidato di acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Di tengah pandemi acara itu dinilai tak layak digelar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (28/9) kemarin. Acara yang digelar di dua titik di kawasan Surabaya itu mendapat penolakan dari massa yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Koalisi Indonesia Tetap Aman (KITA).
Saat Gatot sedang menyampaikan sambutan, ia tiba-tiba diminta untuk berhenti karena dipaksa oleh sejumlah orang berpakaian preman. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dikutip dari Merdeka.com:
Acara Dapat Penolakan
Acara silaturahmi koalisi tersebut digelar di dua tempat yakni Gedung Juang 45 Jalan Mayjend Sungkono Surabaya dan sebuah tempat di Jalan Jambangan Kebon Agung No 76, Surabaya. Namun, acara yang digelar di dua tempat itu sama-sama mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat.
Pihak KAMI menyebut jika acara yang mereka gelar tiba-tiba dibubarkan oleh sejumlah orang yang mengaku dari anggota kepolisian.. Padahal, mereka mengatakan sudah mengantongi izin dari polisi untuk menggelar acara.

©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes