Pelaksanaan latihan Search and Rescue (SAR) dan penanganan darurat, yang digelar Lanud Roesmin Nurjadin di Danau Buatan Pekanbaru, Kamis (12/4). Foto Pentak Lanud Rsn

Prajurit Lanud Rsn Pekanbaru Latihan SAR dan Penanganan Kondisi Emergency

Jumat,13 April 2018 - 15:44:07 WIB Di Baca : 2040 Kali

Riauaktual.com - Prajurit TNI Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru, mengadakan latihan Search and Rescue (SAR) penanganan kondisi darurat atau emergency.

Latihan yang digelar pada Kamis (12/4) kemarin, bertujuan untuk peningkatan kemampuan prajurit.

Pada latihan SAR, diskenariokan adanya laporan dari Duty Ops/Tower yang menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan system pada pesawat tempur Hawk 100/200 atau F-16 yang sedang melaksanakan penerbangan sehingga memaksa penerbang untuk melaksanakan eject di laut atau perairan.

Berdasarkan info tersebut,  dibawah kendali Kadisops Lanud Rsn, seluruh personel dan satuan terkait langsung berkoordinasi untuk mengerahkan Helikopter TNI AU yang melaksanakan standby SAR di Lanud Rsn beserta tim rescue menuju ke titik koordinat yang sudah didapatkan.

Setibanya di lokasi, Heli segera melaksanakan rescue (penyelamatan) terhadap penerbang tersebut dengan melibatkan personel Yonko 462 Paskhas,  yang segera melakukan free jump untuk kemudian korban di angkat atau di hoist  ke Helikopter  untuk di evakuasi menuju Lanud Rsn.

Setibanya di Lanud Rsn, korban segera di bawa ke RSAU dr Sukirman Lanud Rsn untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis selanjutnya.

Sementara untuk latihan emergency, diskenariokan akibat adanya gangguan sistem pada pesawat Hawk 100/200 dari Skadron Udara 12 dan F-16 dari Skadron Udara 16 yang sedang melaksanakan penerbangan, dibutuhkan penanggulangan untuk dilakukan penanganan segera.

Ternyata setelah mendarat, pesawat mengalami pecah ban yang harus segera ditangani oleh crash team dan rescue (SAR) team serta kendaraan pendukung lainnya yang stand by di Lanud Rsn.

Kadisops Lanud Rsn Kolonel Pnb Jajang Setiawan melalui Kasiopslat Disops Mayor Pnb Putut Hanggiro menyampaikan, seluruh latihan ini bertujuan untuk me-refresh kembali prosedur serta membina dan meningkatkan ketrampilan dalam menghadapi situasi darurat terhadap korban kecelakaan pesawat udara maupun saat menghadapi situasi emergency secara baik dan benar pada kegiatan di darat maupun di udara.

"Latihan ini kita adakan selama dua hari, melibatkan lebih dari seratus orang yang terdiri dari personel Lanud Rsn, Yonko 462 Paskhas serta crew Heli ini mengambil tempat di Danau Buatan untuk pelaksanaan latihan SAR, dan area Hanggar Lengkung, untuk pelaksanaan latihan penanganan kondisi emergency ketika terjadi pecah ban saat mendarat," terang Jajang.

Sementara itu, Danlanud Rsn Marsma TNI Age Wiraksono menyampaikan ucapan terima kasihnya karena seluruh rangkaian latihan dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

"Diharapkan dengan melaksanakan latihan ini, baik tim SAR maupun Crash Team serta para personel Lanud Rsn lainnya akan menjadi lebih profesional, sigap dan terampil dalam menghadapi dan menangani keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja sesuai dengan fungsinya masing-masing," ucap Age Wiraksono. (IG)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...