Anak Yatim Piatu Harus Dilibatkan Dalam Panitia dan Official ISG

Anak Yatim Piatu Harus Dilibatkan Dalam Panitia dan Official ISG
ilustrasi. int

PEKANBARU (RA) - Islamic Solidarity Games (ISG) III tinggal hitungan bulan, persiapan mulai dari yang terkecil hingga terbesar telah disiapkan demi suksesnya perhelatan ISG yang akan diselenggarakan di Provinsi Riau.

Perhelatan olahraga negara-negara Islam ini juga membutuhkan panitia serta official untuk pendukung ISG ke III tersebut. Untuk perekrutan kepanitiaan ISG Forum Panti Asuhan di Pekanbaru mengusulkan anak Yatim Piatu bisa ikut serta dan berpartisipasi di event nanti.

"Anak yatim piatu itu seperti di undang-undang kita diperhatikan dan diurus negara, tetapi mengapa tidak pernah diikutsertakan dalam acara atau event di negara ini. Kan mereka juga anak-anak bangsa," ungkap Dasren selaku Ketua Forum Panti Asuhan Pekanbaru kepada reporter RiauAKtual.com, Selasa (19/2/2013).

Dalam hal ini, Forum Panti asuhan berkoordinasi dengan Forum Masyarakat Pekanbaru untuk PON dan ISG (FMPPI) bekerjasama dengan tujuan supaya anak-anak yatim piatu yang ada di Pekanbaru diikutsertakan di kepanitiaan ISG nantinya.

"Kita sedang berkoordinasikan untuk event ISG nanti, anak panti asuhan bisa diikutsertakan kepanitiaannya. Seperti PON kemaren kita juga pernah mengajukan anak panti ikut kepanitiaannya. Tapi seperti yang kita lihat tidak ada sama sekali. Dan kita usahakan untuk ISG ini bisa diikutkan anak yatim ini," ungkap ketua FMPPI, Parsada Gupta Hasibuan.

Ditambahkan Parsada, anak panti asuhan yang ada di Pekanbaru berjumlah sekitar 816 orang. "Jadi, besar harapan serta upaya yang dilakukan Forum Panti Asuhan untuk mengikutsertakan anak-anak bangsa yang bernasib malang tersebut," paparnya.

Laporan: Muhammad iqbal, Pekanbaru
Editor: Riki

Berita Lainnya

View All