Riauaktual.com- Pelaku pencurian seakan tak melihat tempat untuk beraksi. Di mana ada kesempatan, disitu pelaku beraksi. Masjid pun jadi sasaran pelaku.
Seperti yang terjadi belakangan ini cukup banyak terjadi aksi pencurian di masjid. Bahkan ada beberapa pelaku yang terekam kamera CCTV.
Selain kotak infak jadi incaran, pelaku juga mencuri barang milik jamaah yang sedang melaksanakan salat.
Salah satu peristiwa pencurian di masjid tersebut, dialami oleh seorang mahasiswa bernama Adrian Maulana (25), Senin (18/10) lalu sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut laporan korban di Polsek Bukit Raya, aksi pencurian terjadi saat korban melaksanakan salat Ashar di Masjid Syafi'i di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru.
Adrian meletakkan tas disampingnya dan memulai salat. Namun setelah salat, tas ransel yang berisi dua unit laptop merek Acer dan Toshiba, satu unit Hp Xiaomi dan uang Rp350 ribu telah hilang.
Akibat dari kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp6 juta. Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan membenarkan adanya laporan kasus pencurian di masjid tersebut.
"Benar, kita ada menerima laporan kasus pencurian dari Polsek Bukit Raya," jawab Polius pada Riauaktual.com, Kamis (19/10) siang.
Dia menyebutkan, pelaku pencurian di masjid tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bukit Raya.
"Laporan korban sudah diproses. Kita harap pelaku cepat ditangkap, karena meresahkan masyarakat," kata Polius.
Oleh karena itu, pihak mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati meletakkan barang pada saat melaksanakan salat di masjid. (ig)