Dua ABG di Pekanbaru Disamurai Geng Motor

Dua ABG di Pekanbaru Disamurai Geng Motor
illustrasi (int)

PEKANBARU (RA) - Sekelompok remaja yang menggunakan motor atau yang biasa dikenal geng motor kambali melakukan tindak pidana kejahatan yakni penganiayaan dengan mengunakan senjata tajam jenis samurai terhadap dua orang ABG, Roberto Simbolon (18) warga Jalan Teladan Ujung dan Jhoni (18) di kawasan Stadion Utama Riau, Kamis (24/1/2013) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Selanjutnya kasus penganiayaan tersebut dilaporkan ke pihak Polresta Pekanbaru.

Akibat penganiayaan tersebut, Roberto Simbolon mengalami luka robek pada bagian jari jembol tangan kiri. Sedangkan Jhoni harus mendapat perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Jalan A Yani setelah mendapat luka bacok senjata tajam samurai.

Informasi yang dirangkum tadi pagi, Jum'at (25/01/2013) diketahui, kejadian tersebut bermula ketika Roberto bersama temannya Jhoni usai berjalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor di kawasan Stadion Utama Riau sekitar pukul 01.00 WIB dan hendak kembali pulang ke rumah.

Dalam perjalanan pulang yang masih dalam kawasan stadion, korban melihat sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga genk motor. Takut terjadi apa-apa korban berupaya melaju kecepatan sepeda motornya guna menghindari hal yang tidak diinginkan tersebut.

Akan tetapi, dengan kecepatan kendaraan yang dilakukannya menjadi perhatian sekelompok geng motor tersebut dan langsung mengejar korban. Karena jumlah pelaku cukup banyak, korban langsung dihadang dan terjadilah penganiayaan.

Usai melakukan penganiayaan, kelompok anak muda yang mengendarai motor ini langsung kabur meninggalkan korban yang sudah terkapar akibat luka bacok. Beruntung korban yang bernama Robert masih kuat untuk mengendarai motornya meski dalam kondisi berdarah. Selanjutnya Jhoni dibawa ke rumah sakit terdekat, sedangkan Robert pagi itu juga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polresta Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar S MM melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria SH SIk ketika dikonfirmasi melalui Wakasat Reskrim AKP Melky Berata membenarkan telah dilaporkan adanya dugaan tindak pidana tentang penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok diduga genk motor. "Saat ini laporan korban masih dalam proses penyelidikan dan pelaku masih dalam lidik," pungkasnya.

Laporan: Ahmad
Editor: Riki

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index