Pencarian

Podcast Kelupas

SMPN 1 Bangkinang Kota Gelar Bazar Kewirausahaan, Olah Umbi-umbian Jadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 20 Oktober 2026 • 21:08:47 WIB
SMPN 1 Bangkinang Kota Gelar Bazar Kewirausahaan, Olah Umbi-umbian Jadi Produk Bernilai Jual
SMPN 1 Bangkinang Kota Gelar Bazar Kewirausahaan.

BANGKINANG (RA) - Siswa SMP Negeri 1 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, mengolah umbi-umbian menjadi aneka penganan bernilai jual dalam Bazar Gelar Karya bertema Kewirausahaan di halaman sekolah, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar berwirausaha sekaligus mengenal potensi pangan lokal dan melestarikan kuliner Nusantara.

Kepala SMPN 1 Bangkinang Kota, Dasril Amali, mengaku bangga atas kreativitas dan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan kokurikuler ini memadukan pembelajaran kewirausahaan dengan kearifan lokal. Siswa ditantang mengolah bahan pangan lokal, khususnya umbi-umbian, menjadi produk makanan yang menarik dan memiliki nilai ekonomi.

"Kegiatan kokurikuler ini digelar dengan memadukan kewirausahaan dan kearifan lokal. Siswa diberi tantangan untuk bereksplorasi dan berinovasi mengolah makanan berbahan dasar umbi-umbian sehingga menjadi produk yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi," kata Dasril.

Menurutnya, umbi-umbian dipilih karena mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi beragam jenis makanan. Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar mengenali potensi bahan pangan lokal yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha.

Selain mengasah kreativitas, bazar tersebut bertujuan melestarikan penganan khas Indonesia, khususnya kuliner daerah Kampar.

"Tujuannya juga untuk melestarikan penganan khas Indonesia, khususnya Kampar. Siswa-siswi kita diharapkan dapat memahami dan menghargai keberagaman bangsa serta bangga terhadap warisan kuliner Nusantara," ujarnya.

Dasril menambahkan, kegiatan jual beli dalam bazar memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam berkomunikasi dengan pembeli, bekerja sama, menawarkan produk, dan memahami proses dasar menjalankan usaha.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat mendorong siswa lebih peka melihat peluang usaha di lingkungan sekitar serta berani mengembangkan gagasan kreatif menjadi produk bernilai ekonomi.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, peserta didik mampu mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan melalui ide-ide usaha dan inovasi. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat menambah keragaman penganan khas Indonesia," tutup Dasril.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks