Pencarian

Podcast Kelupas

DPRD Riau Soroti Antrean Panjang Solar Subsidi di SPBU

Rabu, 30 September 2026 • 21:13:09 WIB
DPRD Riau Soroti Antrean Panjang Solar Subsidi di SPBU
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Muhtarom. (Istimewa)

RIAU (RA) - Anggota Komisi IV DPRD Riau, Muhtarom, menyoroti antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi akibat keterbatasan ketersediaan BBM bersubsidi jenis solar.

Muhtarom mengatakan, persoalan tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Ia meminta aparat dan pihak terkait segera melakukan langkah untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.

"Kami juga merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait persoalan ini," ujar Muhtarom, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, kepolisian perlu memperkuat pengawasan dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Muhtarom menilai antrean panjang seharusnya dapat diminimalkan jika pasokan BBM ke setiap SPBU sesuai kebutuhan dan kuota yang telah ditetapkan.

"Kalau barangnya cukup dan dibagi sesuai dengan jatah masing-masing SPBU, seharusnya tidak terjadi antrean panjang," katanya.

Ia mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi antrean di lapangan. Bahkan, kata Muhtarom, ada masyarakat yang telah mengantre berjam-jam tetapi tidak mendapatkan BBM karena stok di SPBU habis.

"Orang sudah antre berjam-jam, ternyata minyaknya sudah habis. Ini yang membuat masyarakat kecewa," ujarnya.

Karena itu, ia meminta pengawasan terhadap stok BBM di SPBU diperkuat. Pihak terkait, katanya, harus mengetahui secara pasti jumlah BBM yang masuk, yang telah disalurkan, serta perkiraan waktu stok habis.

Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan informasi lebih awal dan tidak terpaksa mengantre ketika stok BBM sudah tidak tersedia.

"Kontrolnya harus diperkuat. SPBU dan pihak terkait harus tahu berapa kuota yang masuk dan berapa yang sudah keluar. Jangan sampai masyarakat dibiarkan antre panjang, tetapi akhirnya BBM habis," tegas Muhtarom.

Muhtarom menambahkan, persoalan ketersediaan BBM bersubsidi bukan masalah kecil karena menyangkut kebutuhan masyarakat luas. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap distribusi dan ketersediaan BBM subsidi.

"Saya berharap persoalan ini benar-benar menjadi perhatian. Ini menyangkut kebutuhan hidup orang banyak," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks