Pencarian

Podcast Kelupas

Hilang Kontak di Anak Krakatau, 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Dicari

Rabu, 09 September 2026 • 06:57:23 WIB
Hilang Kontak di Anak Krakatau, 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Dicari
Lima orang jurnalis sebelum berangkat menuju gunung anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).(Dokumentasi Keluarga)

BANTEN (RA) - Tim SAR Gabungan memperluas pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang berada di dalam sebuah speedboat.

Pencarian memasuki hari kedua, Rabu (9/9/2026). Basarnas Banten membagi wilayah operasi menjadi empat sektor untuk memperluas penyisiran.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Rizki, mengatakan empat armada laut dikerahkan dalam operasi tersebut, yakni KN SAR Tetuka, KAL Anyer milik TNI AL, RIB 02 Kantor SAR Banten dan RIB 02 Kantor SAR Lampung.

"Tim yang ada di Kantor SAR Banten sedang membuat rencana operasi yang nantinya akan kita bagi empat sektor karena alut laut yang tersedia ada empat," kata Rizki di Posko SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Selasa (8/9/2026) sebagaimana dilansir dari Beritasatu.com.

Pada pencarian hari pertama, tim memprioritaskan perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun, penyisiran tidak dilakukan dalam radius tiga kilometer dari gunung api tersebut sesuai rekomendasi keselamatan PVMBG.

Hingga operasi hari pertama ditutup, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan speedboat maupun delapan orang yang berada di dalamnya.

Tiga awak kapal yang hilang yakni Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai ABK dan Heriyanto (49) sebagai pemandu atau guide.

Sementara lima lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus dan Donal.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Pencarian juga diperkuat KN SAR Tetuka 247 dan RIB 02 Banten.

Operasi hari kedua akan dilakukan dengan wilayah pencarian yang lebih luas melalui empat sektor. Basarnas juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan delapan orang tersebut segera menghubungi call center 0822-7909-4029.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks