Pencarian

Podcast Kelupas

Kemitraan dengan 56 Ribu Hektare Kebun Petani, PTPN IV Regional III Raih Penghargaan

Ahad, 30 Agustus 2026 • 16:12:00 WIB
Kemitraan dengan 56 Ribu Hektare Kebun Petani, PTPN IV Regional III Raih Penghargaan
Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso Menerima Penghargaan.

PEKANBARU (RA)  - PTPN IV Regional III meraih penghargaan Sustainable Partnership for Smallholder Empowerment dalam ajang Tribun Pekanbaru Awards 2026 bertema Inspirasi dan Kolaborasi untuk Riau.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan membangun kemitraan yang dinilai positif, inklusif, dan berkelanjutan bersama ribuan petani sawit di Riau.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus bukti atas komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan dengan petani.

"Alhamdulillah. Kemarin malam kami menerima langsung penghargaan yang cukup membanggakan untuk kategori Partnership for Smallholder Empowerment Award. Bagi kami, penghargaan ini menjadi bukti yang shahih bahwa PTPN IV Regional III telah dan akan terus menjalin kemitraan dengan ribuan petani mitra dan turut serta membangun Bumi Lancang Kuning," kata Bambang dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Minggu (30/8/2026).

Penghargaan tersebut diterima Bambang dari Pemimpin Perusahaan Tribun Pekanbaru Purnomo Kamid Ruslan di Ballroom Sultan Grand Elite Hotel Pekanbaru, Jumat malam. Acara itu turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat Riau.

Hingga kini, PTPN IV Regional III telah menjalin kemitraan dengan ribuan petani plasma dengan total luas kebun mencapai 56.000 hektare. Luasan tersebut setara sekitar 78 persen dari total kebun inti yang dikelola perusahaan.

Kemitraan tersebut juga telah melampaui ketentuan pemerintah mengenai fasilitasi pembangunan kebun masyarakat yang sebelumnya diatur dalam Permentan Nomor 98 Tahun 2013 dan Permentan Nomor 18 Tahun 2021.

Tak hanya menjalin kerja sama, PTPN IV Regional III juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada petani, termasuk mendorong penerapan praktik budidaya perkebunan lestari berstandar global. Sedikitnya empat kelompok tani mitra perusahaan saat ini telah mengantongi sertifikasi RSPO.

Program peremajaan sawit rakyat (PSR) juga menjadi salah satu aspek yang dinilai. Hingga akhir 2025, PTPN IV Regional III telah membantu peremajaan kebun sawit petani di Riau mencapai 12.600 hektare.

Program tersebut telah berjalan sejak revitalisasi perkebunan pada 2012 dan diperkuat melalui program PSR sejak 2019. Pada 2026, perusahaan kembali menargetkan peremajaan sawit seluas 4.500 hektare di Riau.

Peremajaan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kebun petani yang selama ini masih tertinggal dibandingkan perkebunan korporasi. Hasilnya mulai terlihat dari produktivitas petani mitra yang telah mengikuti program peremajaan.

Petani mitra yang tergabung dalam koperasi dan mengikuti program revitalisasi tercatat mampu mencapai produktivitas hingga 29,10 ton per hektare per tahun. Sementara petani yang mengikuti PSR dengan tanaman menghasilkan (TM)-3 mampu mencapai 23,94 ton per hektare per tahun, melampaui standar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 19 ton per hektare per tahun.

"Kami sangat bersyukur, seluruh inisiatif telah dan akan terus kami lakukan ini dinilai menjadi bagian dari penggerak roda ekonomi dan pembangunan Riau. Niat kami sederhana, kami ingin terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Riau," ujar Bambang.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks