ROHIL (RA) - Polisi terus mendorong penguatan ketahanan pangan di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Pusako dengan menyambangi petani di Kepenghuluan Pematang Damar, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 08.10 WIB. Giat ini merupakan bagian dari program Polisi Cinta Petani untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Pematang Damar, Brigadir Wahyu Sigit, turun langsung menyambangi lahan pertanian masyarakat yang berada di Jalan Sempurna, Dusun Suka Sari.
Di lokasi tersebut, terdapat lahan pertanian seluas sekitar 4 rantai yang dimanfaatkan warga untuk membudidayakan tanaman pepaya.
Kapolsek Bangko Pusako AKP Tri Adiyatmika mengatakan kegiatan sambang petani menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.
"Melalui kegiatan Polisi Cinta Petani ini, kami ingin terus memberikan dukungan kepada para petani dalam mengembangkan sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan," kata Tri.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diperlukan untuk mendorong terwujudnya swasembada pangan di wilayah Kecamatan Bangko Pusako.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga berinteraksi langsung dengan petani sekaligus melihat kondisi lahan dan tanaman yang dikembangkan masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan lahan pertanian yang dimiliki sehingga dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun mendukung ketahanan pangan di daerah," ujarnya.
Polsek Bangko Pusako memastikan kegiatan pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
"Kegiatan sambang tersebut berlangsung aman dan lancar. Polisi berharap keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah petani dapat semakin memperkuat komunikasi serta kemitraan antara Polri dan masyarakat," tutupnya.