Pencarian

Podcast Kelupas

Batik Sawit Bedelau akan Jadi Salah Satu Cenderamata Perhelatan IMT-GT

Kamis, 30 Juli 2026 • 20:44:00 WIB
Batik Sawit Bedelau akan Jadi Salah Satu Cenderamata Perhelatan IMT-GT
Peluncuran Batik Sawit Bedelau, Kamis (30/7/2026).

PEKANBARU (RA) - Kehadiran Batik Sawit Bedelau mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekanbaru Sulastri Agung.

Menurut Sulastri, kehadiran wastra ini menjadi bukti bahwa komoditas sawit tidak hanya untuk industri, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk budaya dan ekonomi kreatif.

"Saya sangat mengapresiasi inovasi ini. Menyadarkan kita bahwa sawit bisa dibuat batik. Dan ini bisa mengangkat potensi kekayaan Riau. Ini sangat luar biasa," kata Sulastri, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kehadiran Batik Sawit Bedelau sangat tepat untuk dipromosikan di ajang internasional. Bahkan, dirinya telah merencanakan batik ini sebagai salah satu cenderamata pada perhelatan IMT-GT yang akan diselenggarakan pada 4-7 Agustus mendatang.

"Sebagai bentuk apresiasi kami, nantinya Batik Sawit Bedelau akan dijadikan sebagai salah satu cenderamata pada ajang IMT-GT yang menghadirkan 45 kepala daerah se Indonesia dan juga tamu istimewa dari 3 negara," katanya.

Dirinya meminta, Batik Sawit Bedelau dapat dirancang dalam berbagai model kekinian agar mudah digunakan. Salah satunya dalam bentuk outer dan baju singkap, sehingga bisa dikenakan dalam acara formal maupun nonformal.

"Karena pada dasarnya, batik bukan lagi pakaian yang dikhususkan pada acara formal saja. Namun sudah bertransformasi menjadi pakaian casual yang kekinian. Seperti kami di Pemko Pekanbaru, setiap hari Kamis, wajib mengenakan outer Melayu. Mungkin nanti Batik Sawit Bedelau juga bisa didesain serupa," ungkapnya.

Sulastri menyebutkan, dengan telah diluncurkannya Batik Sawit Bedelau, Riau dapat menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi sekaligus berinovasi.

"Diharapkan batik ini dapat menjadi ikon baru daerah dan meningkatkan nilai tambah komoditas sawit Riau di pasar nasional maupun global," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kota Pekanbaru kembali mencatatkan sejarah dengan dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT-GT ke-9, forum internasional yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pembangunan kota hijau dan berkelanjutan.

Penunjukan tersebut menjadi kali pertama Pekanbaru menjadi tuan rumah pertemuan GCMC IMT-GT.

Tak hanya menjadi penyelenggara, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga dipercaya memimpin jalannya sidang sebagai Chairman of the 9th GCMC IMT-GT Meeting, sebuah kehormatan yang mencerminkan tingginya kepercayaan kawasan terhadap Kota Pekanbaru dan Indonesia.

Bagikan
Sumber: Sri Wahyuni

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks