Pencarian

Podcast Kelupas

Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros Gelar Skrining Buta Warna dan Edukasi Penggunaan Obat di SD Kusuma

Jumat, 24 Juli 2026 • 09:13:00 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros Gelar Skrining Buta Warna dan Edukasi Penggunaan Obat di SD Kusuma
Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros Gelar Skrining Buta Warna dan Edukasi Penggunaan Obat di SD Kusuma.

PEKANBARU (RA) - Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros menggelar skrining buta warna sekaligus edukasi keselamatan penggunaan obat bagi siswa SD Kusuma Pekanbaru. 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu diikuti sekitar 170 peserta yang terdiri dari siswa kelas IV, V, dan VI, guru, serta dosen dan mahasiswa, Kamis kemarin.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan buta warna menggunakan Tes Ishihara yang dilakukan secara bergantian di setiap kelas. Skrining tersebut bertujuan mendeteksi dini gangguan penglihatan warna pada siswa agar hasilnya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi orang tua dan sekolah dalam mendukung proses belajar hingga perencanaan karier anak di masa mendatang.

Setelah seluruh proses skrining selesai, para peserta berkumpul di aula sekolah untuk mengikuti acara pembukaan.

Kepala SD Kusuma, Sri Wahyuni, S.Pd., mengapresiasi kepedulian Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros yang menghadirkan kegiatan edukatif dan preventif bagi para siswa.

Sementara itu, dr. Rudi Sinaga, Sp.M., menegaskan pentingnya membangun kesadaran menjaga kesehatan sejak usia sekolah sebagai investasi bagi masa depan generasi muda.

Ia juga mengungkapkan Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros berkomitmen melanjutkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat, termasuk rencana pemeriksaan tajam penglihatan atau skrining miopia dan kelainan refraksi serta pemberian kacamata gratis bagi siswa yang membutuhkan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin, Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros menyerahkan plakat dan sertifikat kepada SD Kusuma.

Memasuki sesi utama, tim dosen memberikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan obat dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami siswa sekolah dasar.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan obat, fungsi obat, cara membaca label, mengenali arti logo pada kemasan, penggunaan antibiotik yang benar, bahaya penggunaan obat secara sembarangan, hingga cara penyimpanan obat yang tepat.

Suasana aula berlangsung meriah. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, aktif menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam kuis yang dipandu narasumber. Panitia juga membagikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan maupun memenangkan kuis.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros, dr. Marni Sianturi, M.Biomed, mengatakan edukasi kesehatan sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk perilaku hidup sehat.

"Melalui pemahaman yang benar mengenai penggunaan obat, diharapkan anak-anak dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dengan mengingatkan orang tua maupun anggota keluarga lainnya untuk menggunakan obat secara bijak dan aman," kata Marni.

Ia berharap kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros dan SD Kusuma dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi kesehatan lainnya sehingga mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sejak usia sekolah dan melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, serta bijak dalam menggunakan obat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks