Pencarian

Podcast Kelupas

Program MBG Dorong Peningkatan PAD Hingga Penambahan Lapangan Kerja di Pekanbaru

Selasa, 23 Juni 2026 • 10:01:00 WIB
Program MBG Dorong Peningkatan PAD Hingga Penambahan Lapangan Kerja di Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

PEKANBARU (RA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu faktor yang turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pekanbaru. 

Pasalnya, program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini sangat berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat di daerah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, PAD Kota Pekanbaru mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp800 miliar, kini meningkat menjadi sekitar Rp1,2 triliun.

"Kenaikan PAD ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan. Program ini memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah," kata Wako Agung, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, dampak yang paling terasa berasal dari sektor pajak makanan dan minuman serta sejumlah retribusi daerah yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Terutama pada pajak makan dan minum serta retribusi. Bahkan pendapatan dari pajak makan dan minum pada triwulan pertama ini naik 32 persen. Dengan adanya program ini, aktivitas ekonomi meningkat sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah," terangnya.

Selain itu, Agung menilai program MBG juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Kota Pekanbaru. Kehadiran program tersebut mendorong terbukanya lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan aktivitas usaha masyarakat.

"Geliat ekonomi yang muncul dari program ini cukup baik. Banyak sektor yang bergerak dan itu berdampak pada penambahan lapangan pekerjaan bagi masyarakat," jelas Agung.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya penurunan pendapatan kantin sekolah akibat Program MBG, Agung menegaskan kondisi tersebut tidak terjadi di Pekanbaru.

Menurutnya, para pelajar tetap melakukan transaksi di kantin sekolah meskipun telah menerima makanan bergizi gratis dari program pemerintah.

"Tidak ada dampak penurunan yang signifikan. Anak-anak sekolah tetap berbelanja di kantin. Mereka masih membeli makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lainnya yang tersedia di kantin," papar Agung.

Ia berharap berbagai program pemerintah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dapat terus berjalan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi kesejahteraan warga maupun peningkatan pendapatan daerah.

"Kita berharap ekonomi terus tumbuh. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah melalui peningkatan PAD," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks