Pencarian

Podcast Kelupas

Bukan Sekadar Lari, Riau Bhayangkara Run 2026 Usung Misi Selamatkan Hutan

Ahad, 21 Juni 2026 • 13:02:02 WIB
Bukan Sekadar Lari, Riau Bhayangkara Run 2026 Usung Misi Selamatkan Hutan
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat lagi bersama masyarakat.

PEKANBARU (RA) - Polda Riau mengajak masyarakat menjadikan ajang Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 sebagai momentum bersama untuk melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan Riau Bhayangkara Run 2026 yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan membawa misi besar untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga alam dan ekosistem.

"Dengan berlari, kita ingin menggaungkan pesan bahwa menjaga alam dan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita satukan langkah dan rapatkan barisan untuk menanamkan upaya kolaboratif. Ini adalah langkah untuk mengubah mindset seluruh masyarakat Provinsi Riau agar selalu melindungi alam, menjaga ekosistem, termasuk melindungi satwa liar kita seperti gajah dan harimau Sumatera," kata Herry di Pekanbaru, Minggu (21/6/2026).

Menurut Herry, kampanye lingkungan tersebut menjadi penting karena Riau saat ini menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang meningkat seiring masuknya siklus cuaca ekstrem.

Berdasarkan data BMKG, fenomena cuaca ekstrem yang terjadi tahun ini disebut mirip dengan kondisi yang pernah terjadi pada 1997.

Karena itu, Polda Riau menjadikan Road to Riau Bhayangkara Run 2026 sebagai sarana edukasi sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan instansi pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan serta penanganan dini karhutla.

"Selain fokus pada pencegahan karhutla, kegiatan tersebut juga mengusung kampanye konservasi satwa endemik Riau," terang Herry.

Polda Riau mengajak masyarakat menjaga habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, dan satwa lainnya dari ancaman kerusakan hutan akibat kebakaran maupun perburuan liar.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta, termasuk kalangan difabel yang turut mendaftar dan akan mengikuti ajang lari tersebut.

Meski kategori khusus difabel belum dapat diterapkan pada RBR 2026 karena keterbatasan waktu persiapan dan kebutuhan sarana pendukung yang memadai, Polda Riau memastikan para peserta difabel tetap dapat mengikuti perlombaan dengan pengawasan dan pendampingan khusus.

"Bagi rekan-rekan difabel yang sudah mendaftar, silakan ikut berlari bersama-sama kita di rute umum. Nanti akan ada pengawasan saling menjaga dari panitia dan peserta lain karena mereka adalah prioritas. Insya Allah, sarana dan jalur khusus difabel akan kita siapkan matang-matang untuk tahun depan," ujarnya.

Di akhir kegiatan, Herry mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026.

Ia berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat membantu Riau menghadapi musim kemarau dan terhindar dari bencana kabut asap sepanjang tahun ini.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, para pejabat utama Polda Riau, serta Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem, Cindy Monica Salsabila Setiawan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks