Pencarian

Podcast Kelupas

Bupati Afni Panen Melon di Buantan Besar, BUMKam Sukses Dongkrak PAD Kampung

Ahad, 14 Juni 2026 • 20:42:00 WIB
Bupati Afni Panen Melon di Buantan Besar, BUMKam Sukses Dongkrak PAD Kampung
Bupati Siak Afni Zulkifli panen kedua buah melon di kawasan Agro Siak Farm Green House Melon, Minggu (14/6/2026).

SIAK (RA) - Pemerintah Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, kembali menunjukkan keberhasilan pengelolaan usaha desa melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Buantan Mandiri.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan panen kedua buah melon di kawasan Agro Siak Farm Green House Melon, Minggu (14/6/2026).

Panen tahap kedua itu dilakukan langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli didampingi Penghulu Kampung Buantan Besar Suwanto, pengurus BUMKam, serta kelompok tani pengelola kebun melon.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Afni memberikan apresiasi atas keberhasilan BUMKam dan kelompok tani yang mampu mengembangkan usaha pertanian produktif melalui pemanfaatan dana desa.

"Alhamdulillah, ini salah satu bukti bahwa dana desa jika dikelola dengan baik dan tepat peruntukannya mampu menambah Pendapatan Asli Kampung (PAD)," ujar Afni.

Menurutnya, keberhasilan budidaya melon yang telah menunjukkan hasil nyata tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Siak untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

"Kampung-kampung kita masing-masing memiliki potensi pendapatan. Tinggal bagaimana penghulu bersama masyarakat mampu bergerak dan menangkap peluang yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD kampung," katanya.

Sementara itu, Penghulu Kampung Buantan Besar, Suwanto, menjelaskan bahwa pembangunan Agro Siak Farm Green House Melon dimulai pada awal tahun 2026 dengan modal awal sebesar Rp163 juta yang bersumber dari pengelolaan dana desa melalui BUMKam.

Menurutnya, pengelolaan kebun melon dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok masyarakat menggunakan sistem kontrak selama satu tahun.

"Green House Melon ini dikelola bersama kelompok masyarakat. Nantinya pada akhir masa kontrak akan dilakukan pembagian keuntungan sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan," jelas Suwanto.

Ketua Pengelola Agro Siak Farm Melon, Siswanto, mengatakan perkebunan melon tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.500 meter persegi dengan menggunakan tiga unit greenhouse.

Masing-masing greenhouse ditanami sekitar 1.000 batang melon, sehingga total terdapat 3.000 batang tanaman melon yang dibudidayakan.

"Dari satu greenhouse dengan 1.000 batang melon mampu menghasilkan sekitar 1,2 ton buah. Jadi total dari tiga greenhouse bisa menghasilkan sekitar 3,6 ton melon setiap kali panen," ungkap Siswanto.

Ia menjelaskan harga jual melon berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dengan masa panen sekitar dua hingga tiga bulan.

Di Agro Siak Farm, terdapat empat varietas melon yang dibudidayakan, yakni Sweet Lavender, Sweet Hami, Honey Globe, dan Skid Row.

Selain sebagai pusat budidaya, kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai destinasi agrowisata yang terbuka untuk masyarakat umum.

"Pengunjung tidak hanya bisa melihat proses budidaya melon, tetapi juga dapat memetik langsung buah melon yang diinginkan. Setelah dipetik, buah akan ditimbang dan dibayar sesuai jenis dan beratnya," terang Siswanto.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks