Pencarian

Podcast Kelupas

Bayi Gajah yang Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Diberi Nama Nona Seroja

Kamis, 11 Juni 2026 • 11:06:24 WIB
Bayi Gajah yang Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Diberi Nama Nona Seroja
Bayi gajah yang lahir di Taman Nasional Tesso Nilo diberi nama Nona Seroja.

PELALAWAN (RA) - Seekor anak gajah Sumatera betina di Elephant Flying Squad kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, diberi nama Nona Seroja lahir dari induknya, Ria (55), Rabu (10/6/2026) kemarin.

Kelahiran Nona Seroja menjadi kejutan besar bagi para pengelola kawasan konservasi. Pasalnya, kehamilan Ria tidak terdeteksi dalam pemeriksaan sebelumnya. Justru gajah bernama Lisa yang diperkirakan akan melahirkan dalam waktu dekat berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sukmantoro, mengatakan momen kelahiran itu pertama kali diketahui saat mahout menjemput Ria dari lokasi penggembalaan pada pagi hari untuk dipindahkan ke kandang.

“Pagi itu didapati kondisi bayi gajah sudah berada di samping induknya, lengkap dengan ari-arinya. Ini yang menjadi kejutan bagi kami,” ujar Heru, Kamis (11/6/2026).

Nona Seroja lahir dengan bobot 102 kilogram dan tinggi 93 sentimeter. Kondisinya bersama sang induk dilaporkan sehat.

Menurut Heru, kelahiran tersebut menjadi peristiwa yang tidak terduga karena hasil pemeriksaan sebelumnya tidak menunjukkan adanya embrio pada Ria.

“Selama ini publik dan tim konservasi meyakini bahwa Lisa yang akan melahirkan lebih dulu. Dari hasil USG dan analisis dokter, kehamilan Ria memang tidak terdeteksi. Karena itu, kelahiran ini benar-benar menjadi kejutan,” katanya.

Ia menjelaskan, meskipun sempat muncul perbedaan pendapat di internal tim terkait kemungkinan Ria hamil, seluruh pihak tetap berpegang pada hasil pemeriksaan medis dan peralatan yang digunakan saat itu.

“Secara hasil pemeriksaan dokter memang dinyatakan tidak terdeteksi hamil. Jadi ini benar-benar sebuah surprise,” tambahnya.

Nona Seroja merupakan anak kelima yang dilahirkan Ria. Sebelumnya, Ria telah melahirkan Tesso, Tino yang kemudian mati, Harmoni, dan Domang. Dengan kelahiran Nona Seroja, kini terdapat delapan gajah jinak yang dirawat di Elephant Flying Squad TNTN.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyebut kelahiran Nona Seroja sebagai pertanda baik bagi upaya pelestarian gajah Sumatera dan ekosistem di Tesso Nilo.

“Ini pertanda baik. Gajah Sumatera terus beregenerasi dan menunjukkan bahwa Tesso Nilo masih menyimpan harapan bagi kelestarian satwa liar dan ekosistemnya,” ujarnya.

Setelah berkoordinasi dan memperoleh izin dari Menteri Kehutanan, Herry memberikan nama Nona Seroja kepada bayi gajah tersebut.

“Nama ini memiliki makna yang mendalam. Seroja adalah bunga yang mampu tumbuh dan berkembang di tempat yang keruh. Harapannya, Nona Seroja dapat menjadi simbol harapan, ketangguhan, dan masa depan konservasi gajah Sumatera,” jelasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks