Pencarian

Podcast Kelupas

Bupati Ahmad Yuzar Lantik Arizon sebagai Ketua Baznas Kampar Periode 2026-2031

Rabu, 10 Juni 2026 • 16:06:48 WIB
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Arizon sebagai Ketua Baznas Kampar Periode 2026-2031
Bupati Kampar Ahmad Yuzar melantik Arizon sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar periode 2026-2031, Rabu (10/6/2026).

KAMPAR (RA) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar melantik Arizon sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar periode 2026-2031 di Aula Balai Pendopo Rumah Dinas Bupati Kampar, Rabu (10/6/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Baznas Kampar yang diharapkan mampu memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar.

Selain Arizon, turut dilantik empat wakil ketua Baznas Kampar, yakni Wahid Arbangi sebagai Wakil Ketua I, Abdullah sebagai Wakil Ketua II, Dr H Syafruddin sebagai Wakil Ketua III, dan Dr H Husni Thamrin sebagai Wakil Ketua IV.

Usai pelantikan, Arizon menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan Baznas Kampar akan terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Kami siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tugas ini bukan hanya tentang menghimpun zakat, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Arizon.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong kinerja Baznas Kampar menjadi lebih baik dalam lima tahun ke depan.

Salah satu fokus utama kepengurusan baru, kata Arizon, adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Langkah tersebut dinilai penting agar potensi zakat di Kabupaten Kampar dapat tergali secara maksimal.

Selain itu, Baznas Kampar juga akan memperkuat program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat secara produktif sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu mendorong kemandirian para penerima manfaat.

"Kami ingin menjadikan Baznas sebagai lembaga yang semakin dipercaya masyarakat. Karena itu transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang baik akan menjadi prioritas kami dalam menjalankan tugas," katanya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar berharap kepengurusan Baznas yang baru dapat menjalankan amanah dengan integritas tinggi serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat.

Menurut Ahmad, potensi zakat di Kabupaten Kampar sangat besar dan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

"Kami berharap Baznas Kampar mampu terus meningkatkan kinerjanya dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara profesional sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan," ujar Ahmad.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks