Pencarian

Podcast Kelupas

Polisi Olah TKP Kedua Kasus Pembunuhan di Rumbai, Polda Riau: Uang 400 Dollar Singapura Hilang

Jumat, 01 Mei 2026 • 18:09:00 WIB
Polisi Olah TKP Kedua Kasus Pembunuhan di Rumbai, Polda Riau: Uang 400 Dollar Singapura Hilang
Olah TKP kedua yang dilakukan oleh tim Bid Labfor Polda Riau, Jumat (1/5/2026).

PEKANBARU (RA) - Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kasus pembunuhan disertai perampokan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga (IRT) di kawasan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Olah TKP kedua yang di lakukan oleh tim Bid Labfor Polda Riau dilaksanakan, Jumat (1/5/2026) di rumah korban Jalan Kurnia 2, Rumbai, Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat proses penyelidikan yang tengah berjalan.

“Pada hari ini, kami bersama Kapolresta Pekanbaru dan Dirkrimum melaksanakan olah TKP lanjutan atau olah TKP kedua di lokasi kejadian," ujar Pandra.

Menurutnya, olah TKP lanjutan ini bertujuan untuk mengungkap secara terang peristiwa dugaan curas yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Langkah ini penting guna melengkapi alat bukti serta mengumpulkan petunjuk tambahan dalam rangka mengidentifikasi pelaku dan mengungkap peristiwa secara utuh," jelasnya.

Diketahui, korban bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), yang meninggal dunia diduga akibat kekerasan saat aksi pencurian terjadi di rumahnya.

Pandra menegaskan, pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan intensif, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pengungkapan kasus ini dapat segera tuntas. Percayakan penanganannya kepada kepolisian,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad didampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dan Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua, saat di rumah duka.

Sejumlah fakta baru mulai terungkap, termasuk dugaan keterlibatan orang terdekat korban, yaitu menantu korban berinisial AF.

"Barang berharga yang hilang, yaitu perhiasan seperti cincin pernikahan, uang sebanyak 400 dollar singapura dan handphone," ungkap Pandra.

Pengungkapan kasus ini menjadi atensi khusus Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Juga dilakukan oleh Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Riau.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks