ROHIL (RA) - Upaya pembenahan internal kepolisian di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus dilakukan, terutama di Polsek Panipahan yang sebelumnya menjadi sorotan warga terkait isu keamanan dan peredaran narkotika.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan melalui penempatan personel baru di Polsek Panipahan.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni memimpin apel sekaligus memperkenalkan 23 personel baru Polsek Panipahan kepada unsur pimpinan kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda di halaman Kantor Camat Pasir Limau Kapas, Sabtu (18/4/2026).
"Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, sekaligus penegasan komitmen dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang lebih kondusif di wilayah Panipahan," ujar Isa.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel yang ditempatkan telah melalui proses seleksi dan pemeriksaan ketat, termasuk tes urine dengan hasil negatif narkotika.
"Hal ini, merupakan langkah awal untuk memastikan integritas aparat sebelum menjalankan tugas di lapangan," pungkas Kapolres.
Isa juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kehadiran aparat, kata dia, tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang mampu membangun komunikasi dan kepercayaan.
"Polisi harus hadir membawa rasa aman, bukan ketakutan. Laksanakan tugas tanpa tebang pilih dan bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolres lagi.
Selain itu, Kapolres meminta jajaran Polsek Panipahan, termasuk pimpinan setempat, untuk aktif membimbing personel baru agar cepat beradaptasi.
"Dalam waktu dekat, seluruh anggota diminta melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas, serta menjalin koordinasi dengan unsur pemerintahan kecamatan dan para tokoh setempat," paparnya.
Penegasan juga diberikan terkait disiplin internal. Kapolres mengingatkan agar tidak ada lagi personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, perjudian, maupun aktivitas ilegal lainnya.
"Hal ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas institusi sekaligus memberi contoh kepada masyarakat," ulasnya.
Di sisi lain, aparat juga didorong untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait bahaya narkotika serta pentingnya menjaga ketertiban tanpa melakukan tindakan anarkis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI, pemerintah kecamatan, serta berbagai tokoh masyarakat.
"Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan upaya membangun sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pasir Limau Kapas," tegas Isa.
Melalui penempatan personel baru ini, diharapkan terjadi perubahan signifikan dalam pola pelayanan dan penegakan hukum di Polsek Panipahan.
"Ke depan, pendekatan yang lebih terbuka, profesional, dan humanis menjadi kunci dalam memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif," tutupnya.