Pencarian

Podcast Kelupas

UMKM Pekanbaru 'Tercekik', DPRD Desak Pemko Segera Stabilkan Harga dan Tindak Distributor Nakal

Rabu, 08 April 2026 • 05:59:04 WIB
UMKM Pekanbaru 'Tercekik', DPRD Desak Pemko Segera Stabilkan Harga dan Tindak Distributor Nakal
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU (RA) - Jeritan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru yang kian terhimpit lonjakan harga bahan baku mendapat sorotan serius dari DPRD Kota Pekanbaru.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera turun tangan menyikapi kondisi tersebut. 

Ia menilai, pelaku UMKM saat ini berada di ujung tanduk akibat melonjaknya harga plastik hingga hampir 100 persen, serta tingginya harga bahan pokok seperti telur dan daging ayam.

Menurutnya, kondisi ini menjadi dilema bagi para pedagang kecil. Di satu sisi, mereka tidak bisa menaikkan harga karena khawatir kehilangan pelanggan. 

Namun di sisi lain, biaya produksi yang terus meningkat membuat mereka terancam merugi.

"Situasi ini ibarat buah simalakama bagi pelaku UMKM. Kalau harga dinaikkan, pelanggan lari. Tapi kalau dipertahankan, mereka bisa rugi dan gulung tikar," ujar Bagus Oka, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh tinggal diam melihat kondisi tersebut. Pemko Pekanbaru diminta segera mengambil langkah konkret guna melindungi ekonomi kerakyatan.

Salah satu langkah yang didorong adalah pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah secara masif guna menekan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.

"Ini penting sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat dan pelaku UMKM agar tetap bisa bertahan," jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) untuk segera melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi barang di lapangan.

Bagus Oka menekankan pentingnya inspeksi mendadak (sidak) ke agen dan distributor guna memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga oleh oknum tertentu.

"Kalau ditemukan ada permainan atau kartel, harus ditindak tegas tanpa kompromi. Jangan sampai UMKM jadi korban," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Jika sektor ini terganggu, maka dampaknya akan merembet ke seluruh sendi ekonomi Kota Pekanbaru.

"Kami minta Pemko hadir dan bergerak cepat. Stabilkan harga dan berikan perlindungan nyata bagi para pelaku UMKM," tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks