Pencarian

Podcast Kelupas

Wabup Kampar Misharti Buka MTQ ke-V Tingkat Kecamatan di Desa Naumbai

Kamis, 29 Januari 2026 • 21:55:00 WIB
Wabup Kampar Misharti Buka MTQ ke-V Tingkat Kecamatan di Desa Naumbai
Pembukaan MTQ ke-V tingkat Kecamatan Kampar Tahun 2026.

KAMPAR (RA) – Wakil Bupati Kampar, Misharti, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-V tingkat Kecamatan Kampar Tahun 2026 yang digelar di Desa Naumbai, Kecamatan Kampar, Kamis (29/1/2026).

Pembukaan MTQ tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Erizon Efendi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jalal Sayuti, Camat Kampar Shendy Septian, Kepala Desa Naumbai Muhammad Zulhasni, unsur Forkopimcam, ninik mamak, tokoh masyarakat, serta para peserta MTQ.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang harus dijadikan landasan dalam setiap aspek kehidupan.

Ia mengajak generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Dari Al-Qur’an akan lahir generasi yang kuat, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di era modern,” ujar Misharti.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat syiar Islam di Kabupaten Kampar.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Bupati Kampar yang dilanjutkan dengan pertunjukan kembang api sebagai simbol dimulainya MTQ ke-V tingkat Kecamatan Kampar di Desa Naumbai.

MTQ tersebut dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, mulai 29 Januari hingga 16 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Beberapa cabang yang diperlombakan di antaranya tilawah Al-Qur’an, syahril Qur’an, serta tahfidz Al-Qur’an 5 juz.

Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ tersebut, baik dari segi fasilitas maupun pembinaan peserta. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Misharti berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an.

“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks