SIAK (RA) - Respons cepat layanan Call Center 110 Polri membuahkan hasil. Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak, berhasil menemukan dua anak yang dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin (2/3/2026).
Kedua anak tersebut adalah Vixi Hutahaean (13), siswi kelas II SMP, dan Anggel Hutahaean (10), siswa kelas V SD.
Keduanya dilaporkan tidak kembali ke rumah usai pulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB.
Kapolsek Lubuk Dalam Iptu Marhengky mengatakan laporan diterima melalui Call Center 110 Polri, Selasa (3/3/2026).
Mendapat laporan itu, personel langsung bergerak bersama keluarga melakukan pencarian.
"Begitu menerima laporan dari Call Center 110, kami langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai serta berkoordinasi dengan keluarga dan masyarakat," ujar Marhengky, Rabu (4/3/2026).
Sekitar pukul 11.00 WIB, tim sempat melakukan pencarian di belakang rumah warga di Kampung Sialang Palas setelah mendapat informasi keberadaan keduanya.
"Namun saat itu belum ditemukan," ungkapnya.
Hingga akhirnya sekitar pukul 17.30 WIB, polisi menerima informasi kedua anak terlihat di Jalan Sultan Syarif Qasim, Kampung Sialang Palas.
Bhabinkamtibmas Kampung Sialang Palas bersama personel piket Reskrim dan keluarga segera menuju lokasi.
Di persimpangan jalan, petugas mendapati kedua anak berjalan hendak menuju Jalan Lintas Pertamina Lubuk Dalam.
"Salah satu anak sempat takut pulang karena khawatir dimarahi orang tuanya. Namun dengan pendekatan persuasif, akhirnya mereka bersedia kembali," jelas Kapolsek.
Dari pengakuan keduanya, selama tidak pulang mereka bersembunyi di belakang rumah warga di Kampung Sialang Palas.
Setelah diyakinkan, kedua anak diantar pulang dan diserahkan kepada keluarga dalam keadaan sehat.
Polisi juga memberikan nasihat kepada keluarga agar menerima anak dengan baik tanpa kekerasan.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Lubuk Dalam.
"Ini bukti layanan Call Center 110 Polri hadir untuk masyarakat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti cepat dan profesional. Keselamatan warga, terutama anak-anak, menjadi prioritas," tegasnya.
Perwakilan keluarga, Pendeta Freddy Pangaribuan, menyampaikan terima kasih atas kesigapan polisi dalam menemukan kedua anak tersebut.
"Diketahui, keduanya meninggalkan rumah karena persoalan keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," kata Freddy.