Pencarian

Podcast Kelupas

Kelakar Wako Agung Soal Istri: Saya Bukan Takut Istri, Tapi Dia Lebih Berani

Selasa, 17 Februari 2026 • 20:32:00 WIB
Kelakar Wako Agung Soal Istri: Saya Bukan Takut Istri, Tapi Dia Lebih Berani
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan pidatonya di hadapan pengurus LPS se-Kota Pekanbaru

PEKANBARU (RA) - Kelakar Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho membuat suasana silaturahmi menyambut Ramadan di Kediaman Dinas Wali Kota Pekanbaru, Selasa (17/2/2026), mendadak cair.

Hal itu terjadi ketika Wako Agung menghentikan sejenak rangkaian perkenalan pejabat dan tokoh yang hadir.

Setelah memperkenalkan OPD, Anggota DPRD Pekanbaru dan camat, lurah, Agung meminta panitia mengarahkan sorotan videotron ke satu sosok yang duduk di antara tamu undangan.

"Tolong disorot dulu istri saya tercinta," ujar Wako Agung dihadapan seluruh pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Pekanbaru.

Layar besar pun menampilkan wajah Sulastri Agung. Tepuk tangan dan tawa langsung mengisi ruangan. Agung, dengan nada santai, melanjutkan guyonannya.

"Saya ini bukan takut istri, tapi memang istri saya ini lebih berani daripada saya," kata Wako disambut gelak hadirin.

Namun di balik candaan itu, Agung menyelipkan cerita tentang peran sang istri di awal masa kepemimpinannya. Ia mengaku sempat mendapat banyak "bisikan" dari berbagai pihak setelah memenangkan kontestasi politik.

"Awal-awal dulu, banyak pembisik. Ada yang bilang ganti semua, ganti ini, ganti itu, katanya begini begitu," ucap Wako.

Di situlah, kata Agung, Sulastri memberi nasihat yang membekas.

"Istri saya bilang, kita menang ini bukan untuk mengganti orang atau menambah lawan. Kita menang ini untuk merangkul semua," terang Agung.

Ucapan itu langsung disambut tepuk tangan panjang para undangan yang terdiri dari perwakilan 83 LPS, camat, lurah, dan jajaran organisasi perangkat daerah.

Agung pun kembali melempar canda. "Ini yang tepuk tangannya keras-keras, curiga kita. Jangan-jangan kemarin enggak ada (milih saya)," ulasnya membuat suasana kembali riuh.

Meski penuh guyonan, pesan yang ingin disampaikan Agung cukup jelas. Ia menegaskan kepemimpinannya tidak dibangun di atas semangat membalas atau mengganti, melainkan merangkul dan bekerja bersama.

"Saya senang bisa berdiri bersama seluruh kepala OPD. Tanpa dukungan semuanya, tentu tidak mungkin kita bisa sampai di titik ini," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks