Pencarian

Podcast Kelupas

Pasang Aligner Vs Behel, Mana yang Lebih Cepat Rapikan Gigi?

Ahad, 08 Februari 2026 • 06:38:00 WIB
Pasang Aligner Vs Behel, Mana yang Lebih Cepat Rapikan Gigi?
Foto: Getty Images

RIAUAKTUAL (RA) - Memiliki susunan gigi yang rapi merupakan impian banyak orang untuk menunjang kesehatan dan kepercayaan diri. Namun, saat memutuskan untuk memulai perawatan ortodonti, calon pasien sering kali dihadapkan pada dua pilihan populer: kawat gigi konvensional (behel) atau aligner transparan seperti Invisalign.

Kedua metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, mana yang lebih efektif?

Metode Permanen vs Lepas-Pasang
Perbedaan paling mendasar terletak pada cara penggunaannya. Behel merupakan perangkat permanen yang terdiri dari bracket dan kawat yang ditempel pada gigi oleh dokter. Karena bersifat permanen, behel bekerja secara terus-menerus selama 24 jam tanpa perlu dilepas-pasang oleh pasien.

Di sisi lain, aligner seperti Invisalign bersifat removable atau bisa dilepas.

"Sesuai namanya, invisible align artinya tidak terlihat. Dibandingkan kawat gigi konvensional, aligner memang menawarkan estetika karena warnanya yang transparan," ujar dokter gigi drg Jeddy dari JnJ Specialist Dental Center.

Faktor Kecepatan dan Akurasi
Terkait durasi perawatan, tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih cepat, karena semuanya bergantung pada kompleksitas kasus gigi masing-masing pasien.

Behel konvensional sudah teruji selama puluhan tahun efektif menangani kasus-kasus yang sangat kompleks dan berat. Namun, behel memerlukan kontrol rutin setiap bulan ke dokter gigi untuk penyesuaian kawat agar pergerakan gigi tetap pada jalurnya.

Sementara itu, aligner mengandalkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) sejak awal. Melalui pemindaian digital, dokter dapat merancang pergerakan gigi secara presisi. "Kita sudah bisa melihat simulasi hasil akhirnya sebelum dirawat. Hal ini membuat perawatan lebih terencana sesuai rencana awal," tambah drg Jeddy.

Dari sisi pemeliharaan, keduanya menawarkan tantangan yang berbeda. Pasien dengan behel perlu ekstra teliti saat menyikat gigi karena sisa makanan mudah tersangkut di sela-sela kawat. Ada juga pantangan makanan yang keras atau lengket agar bracket tidak lepas.

Sementara itu bagi pengguna aligner, pembersihan lebih mudah karena bisa dilepas saat makan dan menyikat gigi. Namun, kunci keberhasilannya ada pada kedisiplinan. Pasien wajib menggunakannya selama 20 hingga 22 jam sehari. Jika sering lupa memakai, durasi perawatan bisa molor jauh lebih lama dari behel.

"Invisalign adalah perawatan lepas-pasang, sehingga compliance pasien sangat menentukan hasil akhir. Pasien tidak boleh malas menggunakan aligner agar hasilnya maksimal," tandas drg Jeddy.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks