PEKANBARU (RA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 pada Senin sore (2/2/2026).
Dalam operasi tersebut, sebanyak 11 pelanggaran ditindak dengan tilang, 25 pengendara diberikan teguran, serta satu unit truk diamankan karena terindikasi melanggar aturan.
Operasi dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau AKBP Budi Setiyono, didampingi Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Galih Apria.
Kegiatan ini juga melibatkan tim gabungan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan Provinsi Riau.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel gabungan sebelum dilanjutkan dengan penertiban dan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang, khususnya yang diduga melanggar ketentuan over loading dan over dimension (ODOL).
Petugas melakukan pengukuran dimensi kendaraan, pendataan terhadap kendaraan pelanggar, pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan pengemudi, hingga pengecekan kondisi teknis seperti sistem pengereman, lampu penerangan, serta kondisi ban.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau KBP Jeki Rahmat Mustika, mengatakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
"Operasi ini merupakan langkah proaktif dan berkelanjutan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, meminimalisir pelanggaran, serta mengantisipasi peredaran kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pabrikan," ujar Jeki, Selasa (3/2/2026).
Kombes Jeki menegaskan, upaya penertiban kendaraan ODOL menjadi fokus utama karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.
"Melalui operasi ini diharapkan dapat terwujud target Indonesia Zero Kendaraan Over Loading dan Over Dimension pada tahun 2027, sekaligus menumbuhkan budaya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau," tambahnya.
Operasi berlangsung aman dan lancar dengan dukungan penuh dari seluruh instansi terkait.
"Ditlantas Polda Riau memastikan kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan berkeselamatan di wilayah Riau," tutup Jeki.