BENGKALIS (RA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 2 hektare terjadi di Sukajadi RT 09/RW 05 Dusun Teluk Kumbang, Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Memasuki hari keempat pascakejadian. Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla masih melakukan pendinginan di lokasi, Senin (26/1/2026).
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal mengatakan, api telah berhasil dipadamkan.
Namun petugas tetap bersiaga karena lokasi kebakaran merupakan lahan gambut yang rawan terbakar kembali.
"Pendinginan lanjutan sudah selesai dilaksanakan, namun kami tetap waspada karena masih terdapat asap tipis di beberapa titik," kata AKP Faisal.
AKP Faisal menjelaskan, lahan yang terbakar berupa semak belukar dan kebun sawit.
"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pencari madu yang membakar sarang lebah hingga api merambat ke lahan sekitar," ungkap AKP Faisal.
Polisi juga telah melakukan pendataan pemilik lahan serta pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendinginan, pendokumentasian, dan pendataan saksi.
"Kondisi terakhir api sudah padam dan berhasil dilokalisir. Lima titik hotspot yang terpantau di aplikasi DLK telah diverifikasi dan dinyatakan aman," jelas AKP Faisal.
Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Rupat, TNI, BPBD, RPK perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), Satpol PP, petugas pemadam kebakaran, hingga masyarakat setempat.
"Satgas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat wilayah Rupat termasuk daerah rawan kebakaran hutan dan lahan," imbuhnya.