PEKANBARU (RA) - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan program Tabung Harmoni Hijau Polda Riau, Rabu (7/1/2026).
Program ini menjadi inovasi strategis Polda Riau dalam membekali personel Polri dan masyarakat dengan keterampilan pertanian modern dan kewirausahaan guna mewujudkan kemandirian ekonomi serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Peresmian program berlangsung di kawasan Jalan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolda Riau sebagai simbol dimulainya program Tabung Harmoni Hijau.
Kapolda Riau menegaskan, Tabung Harmoni Hijau bukan sekadar program penghijauan atau pemanfaatan lahan kosong, melainkan wadah edukasi dan investasi keterampilan jangka panjang.
"Kita ingin menciptakan ekosistem di mana setiap individu mampu mengelola sumber daya alam secara bijak. Melalui pertanian modern dan jiwa kewirausahaan, kita membangun masa depan yang mandiri dan sejahtera," ujar Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh melalui program ini dapat menjadi bekal bagi personel Polri dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, baik selama masih aktif bertugas maupun setelah purna tugas.
Program Tabung Harmoni Hijau Polda Riau dirancang secara terintegrasi dengan sejumlah fokus utama, di antaranya:
1. Edukasi pertanian modern, melalui pelatihan teknik tanam yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
2. Penguatan kewirausahaan, dengan pendampingan pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah ekonomi.
3. Peningkatan kesejahteraan, bagi personel Polri, keluarga, dan masyarakat sekitar.
4. Kebermanfaatan lingkungan, dengan menciptakan kawasan hijau yang produktif dan asri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau juga menandatangani kerja sama pemanfaatan lahan bersama Pemerintah Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan pinjam pakai lahan kepada Polda Riau sebagai lokasi pengembangan program Tabung Harmoni Hijau.
Usai peresmian, Kapolda Riau didampingi Pejabat Utama Polda Riau bersama Wali Kota Pekanbaru meninjau langsung area lahan yang akan dijadikan pusat pelatihan dan pengembangan program tersebut.
Melalui Tabung Harmoni Hijau, Polda Riau menegaskan peran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial dan ekonomi.
"Polri harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini adalah bentuk pengabdian kami untuk mendukung kemandirian pangan, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan bersama," tegas Kapolda.
Kapolda berharap program ini menjadi role model bagi instansi lain dalam memanfaatkan lahan dan potensi sumber daya manusia, sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian pangan dan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Riau.