PEKANBARU (RA) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki cita-cita maupun agenda untuk maju sebagai Gubernur.
Agung memastikan saat ini sepenuhnya fokus menyelesaikan berbagai persoalan serta pembangunan di Kota Pekanbaru yang masih berjalan.
"Masih banyak pekerjaan rumah di Pekanbaru yang harus kita selesaikan. Saya tidak punya niat atau cita-cita maju sebagai gubernur. Saya nyaman bekerja di Pekanbaru, turun langsung ke lapangan, motoran keliling kota, menyapa masyarakat, melihat kondisi jalan, banjir, dan pelayanan," kata Wako Agung, Minggu (4/1/2026).
Ia juga menegaskan tidak ingin dibanding-bandingkan dengan kepala daerah kabupaten/kota lain, apalagi dengan Gubernur.
"Saya tidak ingin dibandingkan dengan siapa pun. Setiap pemimpin punya peran dan tanggung jawab masing-masing. Tidak elok jika kepemimpinan dipertentangkan, apalagi sampai menimbulkan kesan adu domba," terangnya.
Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kota Pekanbaru secara selaras dan berkesinambungan.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Plt Gubernur Riau, Bapak SF Harianto, yang dinilainya memiliki pengalaman dan komitmen kuat dalam percepatan pembangunan daerah.
"Dengan pengalaman Bapak SF Harianto sebagai Plt Gubernur, saya yakin beliau mampu membangun Riau lebih cepat dan lebih baik. Gagasan dan langkah beliau untuk Pekanbaru perlu kita apresiasi dan dukung bersama," papar Agung.
Menurutnya, sejumlah program strategis seperti penyelesaian persoalan banjir, pelebaran jalan, serta perbaikan jalan-jalan provinsi di Pekanbaru merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Provinsi yang harus disinergikan dengan Pemerintah Kota.
"Kunci keberhasilan pembangunan adalah kolaborasi. Mari kita perkuat kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, agar pembangunan berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," tambahnya.
Di akhir pernyataan, Wali Kota Pekanbaru menegaskan kembali agar tidak ada lagi pihak-pihak yang menggoreng atau memelintir isu yang dapat mengganggu suasana kerja dan persatuan.
"Saya mengajak semua pihak untuk menghentikan penggorengan isu. Mari kita jaga kebersamaan, fokus bekerja, dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
