Soroti Jatuhnya Mi-17V5 di Kalteng, DPR Minta Keselamatan Petugas Jadi Prioritas

Sabtu, 07 November 2026 | 07:49:32 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin. (Foto : Biro Pemberitaan Parlemen).

JAKARTA - Menyusul kecelakaan helikopter water bombing Mi-17V5 di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026), Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendesak pemerintah mengevaluasi total pelaksanaan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Evaluasi menyeluruh harus mencakup aspek keselamatan personel, kelayakan peralatan, hingga prosedur operasional. Jangan sampai pengabdian petugas yang mempertaruhkan nyawa tidak diimbangi perlindungan yang memadai," ujar Nurul di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Nurul turut menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu kru helikopter dalam tugas kemanusiaan tersebut. Ia juga mendoakan agar lima kru yang selamat lekas pulih dan proses evakuasi dua kru lainnya berjalan lancar.

"Keselamatan para petugas yang menjalankan misi kemanusiaan harus menjadi perhatian utama. Mereka mempertaruhkan nyawa untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan," tegas legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat I ini.

Dalam insiden kecelakaan helikopter Mi-17V5 tersebut, tercatat satu orang kru meninggal dunia, lima orang selamat dan sedang dalam perawatan medis.  Sementara dua kru lainnya dalam tahap evakuasi tim gabungan di lokasi perairan Desa Sungai Perlu.

Tags

Terkini

Terpopuler